Jelang Musda Golkar 24 Daerah, Tiga Daerah Ini Dipastikan Sengit

  • Whatsapp
Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe saat terpilih secara aklamasi di Jakarta, awal Agustus 2020 lalu. (Ist)
Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe saat terpilih secara aklamasi di Jakarta, awal Agustus 2020 lalu. (Ist)

MANIFESTO, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah I Partai Golkar Sulsel di bawah kepemimpinan Taufan Pawe tidak lama lagi akan menerima SK kepengurusan dari DPP Partai Golkar. Selanjutnya, Golkar Sulsel akan segera menggelar pelantikan.  

Pasca pelantikan, DPD I pun akan segera mengagendakan pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) di 24 kabupaten dan kota di Sulsel.  Kader- kader Gokar pun dipastikan akan kembali bersaing memperebutkan jabatan paling prestisius di kabupaten dan kota itu.  

Bacaan Lainnya

Misalnya, untuk Golkar Makassar, sejumlah kader pun diprediksi akan terlibat persaingan. Di antaranya, Ketua DPD II Golkar Makassar Farouk M Betta, Anggota DPRD Sulsel Debby Rusdin Abdullah, Wakil Ketua DPRD Makassar Nurhaldin, Sekretaris Golkar Makassar Abdul Wahab Tahir, Anggota DPRD Sulsel Rahman Pina, Anggota DPRD Makassar Apiyati Amin Syam, dan Juniar Arge.    

Di Takalar, ada nama mantan Ketua Golkar Takalar Burhanuddin Baharuddin, Anggota DPRD Sulsel Fachruddin Rangga, Wakil Ketua DPRD Takalar Jabir Bonto, Plt Ketua Golkar Takalar Annas GS, Sekretaris Golkar Takalar Nawir Rahman, dan fungsionaris Golkar Sulsel Ziaurahman Mustari.

Sedang di Maros ada nama, Andi Patarai, Tajerimin, Fahri Makkasau, Anwar, dan Nurwahyuni Malik. Musda di tiga daerah ini dipastikan akan sengit karena banyaknya kader- kader Golkar yang mumpuni.  

Saat dikonfirmasi Ketua DPD I Partai Golkar Taufan Pawe membenarkan jika pihaknya akan segera mengagendakan musda setelah menerima SK kepengurusan dari DPP Partai Golkar. Taufan mengaku, jika sejumlah daerah pun telah mengajukan jadwal pelaksanaan musda.

SK kepengurusan Golkar Sulsel akan segera dikeluarkan oleh DPP setelah agenda pencalonan di sejumlah Pilkada rampung. SK kepengurusan sempat tertunda karena DPP fokus merampungkan kandidat yang akan diusung di Pilkada serentak 2020 ini.

“Insya Allah SK akan segera terbit, kemarin- kemarin sempat tertunda, itu bisa kita maklumi dengan kesibukan DPP mengatur rekomendasi dukungan Pilkada,” kata Taufan Pawen saat dikonfirmasi Rabu 16 September 2020.

Taufan pun mengatakan, akan segera menjadwalkan pelaksanaan musda di 24 daerah usai menerima SK dari DPP. Musda di daerah kata dia, sangat penting sebagai bagian dari konsolidasi organisasi dan pemanasan untuk mewujudkan cita cita di Pemilu 2024.

“Kita akan atur baik baik, kita berharap seluruh DPD II segera mempersiapkan musda, karena mesin partai harus bergerak terus,” katanya.

Penulis: Fadli Ramadhan

  • Whatsapp