Jelang Pilkades Serentak,  Kapolres Takalar : Tindak Tegas Pelaku Politik Uang!

Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto. (Int)
Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto. (Int)

MANIFESTO, TAKALAR — Kapolres Takalar  AKBP Beny Murjayanto akan menindak tegas dengan memproses secara hukum siapapun pelaku politik uang pada Pilkades serentak 2021 yang akan digelar Rabu 17 November mendatang.

Hal ini disampaikan seusai mengikuti acara penandatanganan fakta integritas Pilkades Serentak Tahun 2021 dengan tema “Siap Terpilih dan Siap Tidak Terpilih” di Gedung Islamic Center, Jumat 12 November 2021.

Bacaan Lainnya

Pria kelahiran sleman, 1978 itu juga mengimbau kepada seluruh pasangan calon serta tim sukses untuk tidak memprovokasi atau membuat suasana tidak kondusif, termasuk tidak melakukan politik uang ( money politic).

“Kalau ada temuan di lapangan terkait kasus politik uang, maka saya perintahkan aparat untuk menindak tegas pelakunya sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku. Insya Allah polisi komitmen bertindak dan bersikap netral dalam menangani kasus tersebut,” tegas  Beny

Bahkan Beny menyampaikan, jika pihak kepolisian dapat menggunakan Pasal 149 KUH Pidana  tentang pemberian janji atau suap kepada pemilih untuk menggunakan hak suaranya dengan tujuan tertentu saat pemilihan dapat dipidana 9 bulan penjara.

“Politik uang pada saat Pilkades dapat dikenakan Pasal 149 KUH Pidana yang berbunyi memberi janji atau suap kepada pemilih untuk menggunakan hak suara dengan tujuan tertentu saat pemilihan dapat dipidana 9 bulan penjara,” ucapnya.

Mantan Kapolsek kuta, Kabupaten Badung, Bali itu pun berpesan kepada masyarakat Untuk bersama sama menyukseskan  dan mengawal Pilkades yang  demokratis, aman dan damai di Takalar

“Mari sama sama kita kawal pilkades yang demokratis, aman dan damai. Tidak ada istilah serangan fajar  atau interpensi kepada masyarakat pemilik suara, calon Kades harus sportif siap terpilih dan tidak terpilih nantinya. Mari hormati dan junjung tinggi nilai- nilai demokrasi,” ucapnya tersenyum.

Selanjutnya perwira menengah yang dikenal ramah dan murah senyum itu mengungkap jika pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang bakal digelar Rabu, 17 November 2021 mendatang, memiliki tingkat kerawanan yang terbilang cukup tinggi karena digelar di 51 desa yang tersebat di 9 kecamatan.

Sebelumnya Kapolres Takalar menyampaikan telah menyiapkan sebanyak 600 porsenil untuk mengawal dan mengamankan jalannya pesta demokrasi itu. Bahkan, jika nantinya dibutuhkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Sulsel untuk meminta tambahan personil.

Editor: Azhar

Pos terkait