Jumat Berkah, Petugas Kesehatan di Takalar Aktif Kunjungi Warga yang Sakit

  • Whatsapp
Petugas Kesehatan dari PKM Bulukunyi mengunjungi warga yang mengalami penyakit stroke di desa Lantang, kecamatan Polongbangkeng Selatan, Jumat 26 Juni 2020. (Ist)
Petugas Kesehatan dari PKM Bulukunyi mengunjungi warga yang mengalami penyakit stroke di desa Lantang, kecamatan Polongbangkeng Selatan, Jumat 26 Juni 2020. (Ist)

MANIFESTO, MAKASSAR – Dinas Kesehatan Takalar melalui Petugas Kesehatan Puskesmas mulai aktif melakukan home care sebagai bagian dari gerakan Jumat Berkah yang digagas oleh Bupati Takalar Syamsari Kitta.

Jumat kemarin adalah pekan kedua setelah program ini diluncurkan Jumat sebelumnya. Pada Jumat kali ini, petugas kesehatan mengunjungi sejumlah warga yang sakit, tetapi tidak mau dirawat di rumah sakit.  

Bacaan Lainnya

Misalnya, petugas kesehatan dari Puskesmas Bulukunyi mengunjungi warga yang bernama Daeng Beta. Warga yang berdomisi di desa Lantang, kecamatan Polongbangkeng Selatan itu mengidap penyakit sroke.      

Petugas pun melakukan pemeriksaan kesehatan kepada Daeng Beta. Karena enggan dirawat di rumah sakit, petugas kesehatan akan senantiasa memantau perkembangan kesehatan dari warga berusia 62 tahun.

Di tempat lain, petugas kesehatan dari PKM Ko’mara mengunjungi Daeng Ngika, warga dusun Bulubumbung, desa Massamaturu, kecamatan Polombangkeng Utara. Petugas kesehatan pun melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pria berusia 80 tahun itu. Orang tua itu pun didiagnosa menderita penyakit stroke.

Sementara, petugas kesehatan PKM Polongbangkeng Utara bersama Lurah Manongkoki mengunjungi pasien yang bernama Kasbiati Daeng Kanang di kelurahan Manongkoki. Hasil pemeriksaan kesehatan, perempuan berusia 39 tahun didiagnosa menderita penyakit paru- patu dan diabetes militus.    

Selain memeriksa perkembangan kesehatan dari Daeng Kanang, petugas pun menyerahkan bantuan beras dan telur untuk pasien. Selanjutnya, petugas Pustu Manongkoki akan memantau perkembangan kesehatan Daeng Kanang.

“Jadi hampir semua PKM di bawah naungan Dinas Kesehatan Takalar melakukan home care Jumat Berkah, ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang tidak memiliki kemampuan secara fisik atau ekonomi untuk berobat secara rutin, ini program dari Pak Bupati yang bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan,” kata Plt Kadis Kadis Kesehatan dr Rahmawati, Sabtu 27 Juni 2020.     

Rahma mengatakan, petugas kesehatan akan datang ke rumah warga yang sakit untuk melakukan pemeriksaan. Jika dianggap cukup parah, maka petugas kesehatan akan membawa pasien ke rumah sakit. Namun, jika pasien tidak bersedia dirawat di rumah sakit, maka petugas akan senantiasa melakukan pemamntauan.

“Intinya tidak boleh ada warga yang tak tersentuh pelayanan kesehatan, saya kira ini tujuan dari program yang dirancang oleh Pak Bupati, kan sangat ironi bagi kita jika ada warga yang sakit sementara tidak terlayani fasilitas kesehatan,” kata Rahma.

Editor: Azhar