Kerap Mutasi Pejabat Jelang Akhir Jabatan, Andi Sudirman Sampaikan Permohonan Maaf

judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman (ASS) meminta maaf kerap melakukan mutasi pejabat jelang akhir masa jabatannya. Andi Sudirman beralasan hal ini imbas dari perubahan struktur OPD dan program reformasi birokrasi.

“Saya ucapkan terima kasih banyak dan permohonan maaf, termasuk ada pergantian jabatan dan sebagainya,” kata Andi Sudirman saat apel di hadapan ASN di kantor Gubernur Sulsel, Senin (4/9/2023).

Bacaan Lainnya

Andi Sudirman berdalih proses mutasi merupakan hal yang wajar dalam pemerintahan sebagai bentuk penyegaran birokrasi. Menurutnya hal itu juga dilakukan dalam rangka reformasi birokrasi.

“Reformasi birokrasi dan penyegaran organisasi tidak bisa dipungkiri teman-teman sekalian. Sehingga begitu banyaknya harus hilang jabatan itu,” tuturnya.

Menurutnya, reformasi birokrasi merupakan kebijakan pemerintah pusat. Kebijakan itu lanjut dia, menuntut pemerintah melakukan penyederhanaan birokrasi sehingga sejumlah jabatan akan hilang.

“Tentu kita pahami sekarang saya sampaikan, efek dari perubahan-perubahan struktur, reformasi birokrasi, terdapat 900 lebih posisi yang harus hilang,” jelas Andi Sudirman.

Apalagi di Pemprov Sulsel, sudah melakukan perubahan struktur kelembagaan OPD lewat peraturan daerah (perda). Hal ini membuat dirinya perlu melakukan penyesuaian karena banyak jabatan hilang.

“Perubahan struktur melalui perda, banyak ada sekitar 50 sampai 100 (posisi) yang harus hilang. Kemudian ada lagi, dan banyak sekali, sehingga begitu banyaknya harus hilang jabatan itu,” paparnya.

“Maka saya harus memilih, di antara yang terbaik dari semua yang terbaik, untuk membantu percepatan program saya. Kemarin dan hari ini saya melantik tidaklah kecuali untuk merecovery semua teman-teman,” kata Andi Sudirman.

Andi Sudirman mengatakan program reformasi birokrasi di Pemprov Sulsel terus berjalan. Dia berharap program ini terus dilanjutkan.

“Saya ingin jabatan-jabatan fungsional nantinya menjadi titipan saya. Yang telah saya susun kemarin, tolong dilanjutkan untuk teman-teman ini bekerja adalah hasil,” tegasnya.

Dia pun kembali meminta maaf jika selama memimpin ada kinerjanya yang kurang berkenan. Andi Sudirman berharap ASN bisa mendukung Pj Gubernur Sulsel selanjutnya.

“Saya sadar kemarin ada teman-teman yang saya tegur, saya minta maaf. Ada yang (saya) kasari, saya minta maaf. Saya meminta mensupport sekuat-kuatnya. Sebagaimana dengan Pj Gubernur yang akan datang ini. Bekerjalah dengan serius,” imbuh Andi Sudirman.

Diketahui, masa jabatan Gubernur Sulsel Andi Sudirman akan berakhir pada Selasa (5/9) besok. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Bahtiar sebagai penjabat (Pj) Gubernur Sulsel pengganti Andi Sudirman.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait