MANIFESTO, TAKALAR– Ketua Tim Penggerak PKK Takalar Dr. H. Irma Andriani meminta semua desa dan kelurahan untuk mereplika inovasi Pembuangan Air Limbah Sederhana dan Bermanfaat atau lebih dikenal dengan sebuatn ‘Buah Sabar’ yang dicetuskan pertama kali di desa Bulukunyi, kecamatan Polongbangkeng Selatan.
Hal itu disampaikan Irma saat meresmikan replika Buah Sabar di dusun Sapiria, desa Kalenna Bontomangape, kecamatan Galesong, Senin 8 Februari 2021. Peresmian replika ini kerja sama dengan UPT Puskesmas Bontomangape, Galesong.
“Sudah saatnya semua desa dan kelurahan untuk mereplika inovasi Buah Sabar sebagai bagian dari upaya untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan agar tetap sehat, bersih, dan nyaman,” kata Irma di depan warga Kalenna Bontomangape.
Irma yang juga Ketua Forum Kabupaten Sehat Takalar mengatakan, inovasi Buah Sabar merupakan terobosan sebagai salah satu upaya agar masyarakat tetap hidup sehat dan bersih secara mandiri meskipun berada di tengah pandemi. Inovasi Buah Sabar telah terseleksi ke dalam 99 top inovasi di Indonesia pada tahun 2018.
“Kita apresiasi desa Kalena Bontomangape karena mencoba menerapkan inovasi ini secara mandiri, apalagi inovasi ini sudah terseleksi ke dalam 99 top inovasi di Indonesia,” puji Irma.
Di tengah masyarakat, Irma dengan penuh kehangatan mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Ia juga meminta warga untuk tetap menjaga kesehatan serta meningkatkan imun tubuh sehingga tidak mudah terpapar Covid-19.
“Di tengah pendemi ini sangat penting untuk senantiasa menjaga kesehatan dan mematuhi protokoler kesehatan agar tidak mudah tertular Covid 19,” harap dia.
Kepala Dinas Kesehatan Takalar dr Rahmawati menambahkan, peresmian inovasi Buah Sabar sebagai rangkaian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Takalar ke-61 yang jatuh pada setiap 10 Februari. “Ini rangkaian peringatan HUT Takalar,” ujar Rahma.
Editor: Azhar



