Kumpulkan Puluhan Anak Putus Sekolah, Ini Permintaan Diknas Takalar

MANIFESTO.ID, TAKALAR- Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar terus berusaha mengembalikan ribuan anak putus sekolah untuk kembali bersekolah.

Dari pendataan yang telah dilakukan Diknas, 1987 anak di Takalar tercatat mengalami putus sekolah. Saat ini Diknas pun tengah fokus mengembalikan mereka ke sekolah.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita sudah kumpulkan 70 anak putus sekolah di kantor Diknas, mereka ditemani keluarga atau wali, kita berikan motivasi agar bisa kembali bersekolah,” kata Kasi Pembinaan Karakter Diknas Takalar Rahmadi kepada wartawan, Kamis 28 November 2019.

Ia mengatakan, program kembali bersekolah menjadi inovasi di bidang pendidikan Pemkab Takalar. Pola pendataan yang di gunakan adalah by name by addres hasil kerja keras kader pendidikan yang diambil dari tenaga pendidik di setiap desa atau kelurahan.

“Ini sebuah terobosan pendidikan yang saya kira sangat bagus untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat,” kata dia.

Meski demikian, Kadis Pendidikan Takalar Rusdi mengaku banyak kendala yang dihadapi di lapangan untuk mengembalikan mereka yang telah lama putus sekolah. Diantaranya, sudah banyak yang lebih fokus cari kerja, keluarga kurang mampu, ketiadaan dukungan dari orangtua.

”Banyak kendala, tapi Insya Allah kami akan berusaha keras untuk mewujudkannya, ini adalah amanah dari pemerintah daerah dan menjadi perhatian Bapak Bupati maka kami akan terus berusaha sampai tidak ditemukan lagi anak putus sekolah di tahun tahun mendatang,” ujar Rusdi.

Rusdi mengatakan, bagi anak yang masih usia sekolah, maka pihaknya akan berusaha mengembikan ke sekolah. Namun, bagi mereka yang putus sekolah, tetapi bukan lagi usia sekolah maka Diknas akan mengarahkan mengikuti Program Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan SKB.

“Anak usia sekolah diusahakan kembali ke sekolah sedangkan yang di luar usia sekolah diusahakan lewat PKBM dan SKB,” kata Rusdi.

Editor: Azhar

Pos terkait