Legislator Muda PAN Makassar Sebut Peran Orangtua Sangat Vital dalam Pendidikan

Anggota DPRD Makassar Syahruddin Said. (Int)
Anggota DPRD Makassar Syahruddin Said. (Int)
judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR– Dua legislator muda DPRD Makassar kompak mengangkat Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dalam kegiatan Sosialisasi Perda (Sosper) yang berlangsung Sabtu (19/02/2022).

Bertempat di Hotel Karebosi Primer, Anggota DPRD Kota Makassar Sahruddin Said mengatakan kesuksesan anak tergantung dari orang tuanya. Jika para orang tua tahu akan peran dalam mendorong pendidikan anak-anaknya, maka Perda Penyelenggaraan Pendidikan yang dilahirkan pemerintah akan berjalan dengan baik.

Bacaan Lainnya

Menurutnya orang tua dalam Perda tersebut punya kewajiban dalam memberikan dukungan dari dalam kepada anak terutama pada masa pendemi ini.

“Orang tua harus berusaha meluangkan waktu untuk anak-anaknya guna mengetahui kendala-kendala anak dalam belajar. Orang tua juga perlu melakukan komunikasi secara aktif dengan guru yang ada di sekolah tentang perkembangan anaknya,” pungkasnya.

Sekretaris Komisi D DPRD Makassar itu, menambahkan bahwa bagi orang tua yang ingin melanjutkan pendidikan anaknya di tingkat menengah sudah diatur dalam perda. Politisi PAN itu mengatakan keterbatasan biaya dan sarana lainnya bukanlah kendala untuk melanjutkan pendidikan.

“Jadi ibu dan bapak yang hadir disini. Pendidikan menengah hal wajib, keterbatasan biaya dan sarana lainnya bukanlah kendala untuk melanjutkan pendidikan, Pemerintah telah hadir melalui perda yang telah dibuat,” tutup Ajid sapaan akrab Sahruddin Said.

Di tempat berbeda, di Hotel Almadera Anggota DPRD Kota Makassar Alhidayat Samsu juga mengangkat Perda yang sama dalam kegiatan Sosper yang rutin digelar di Sekretariat DPRD Makassar.

Menurutnya, pendidikan merupakan peran yang paling penting dalam menentukan kualitas bangsa. Maka dari itu, pendidikan mesti diatur sedemikian rupa agar generasi penerus bisa terjamin kualitasnya.

“Tujuan dari pendidikan merupakan salah satu substansi pengembangan potensi peserta didik, sejak dini dari anak-anak kepada orang tuanya,” ujarnya.

Selain dari tujuan pendidikan yang sangat formal, legislator Partai Demokrasi Indonesia Pejuangan itu, menyampaikan bahwa pendidikan karakter merupakan hal yang harus dilakukan.

“Karakter literasi dan numerasi yang harus bisa diaktifkan kepada anak-anak kita sekarang. Maka dari itu, transfer pengetahuan, etika itu harus semaksimal mungkin dilakukan oleh guru-guru kita, baik di rumah dan di sekolah,” tutupnya.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait