MANIFESTO, MAKALE– Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe menyerahkan SK Plt Ketua Golkar kepada Lukman B Kady di sela konsolidasi Golkar Tana Toraja di Buntukuri, Makale Tana Toraja, Jumat 26 Februari 2021 malam.
Lukman B Kady akan didampingi Plt Sekretaris Imran Eka Saputra untuk melakukan konsolidasi dan mempersiapkan musyawarah daerah. TP memuji Hamka sebagai salah satu kader yang dinilai akan mampu mengembalikan kejayaan Patai Golkar di Tana Toraja.
TP pun banyak mengapresiasi kinerja mantan Ketua DPD II Partai Golkar Tana Toraja Viktor Datuan Batara. Meski kalah di Pilkada 2020, tetapi Viktor dinilai berjiwa besar dan memiliki mental yang kuat. Mantan Wakil Bupati Tana Toraja itu dianggap telah melakukan kerja politik yang maksimal untuk Golkar. Apalagi, Viktor telah sukses memenangkan Golkar di Pemilu 2019 dengan raihan 7 kursi di DPRD Tana Toraja.
“Saya apresiasi pak Viktor, meski baru saja kalah di pilkada, tetapi beliau berjiwa besar, tetapi seperti itulah, politik itu seperti kita berselancar di celah ombak dan Pak Viktor telah melakukan itu, yang tersisa hanya pengkhianatan,” kata TP di depan anggota fraksi dan pengurus Golkar Tana Toraja.
Walikota Parepare itu berulang kali menyebut pengkhianat sebagai faktor kekalahan usungan Golkar di Tana Toraja. Hanya saja, TP tidak menyebutkan nama kader- kader yang dianggap sebagai duri dalam daging.
Dalam kunjungannya ke Tana Toraja, TP didampingi Ketua AMPG Golkar Sulsel Rahman Pina, Ketua KPPG Sulsel dr Salwa Mochtar, Wakil Ketua Bidang Pemilu La Kama Wiyaka, Wakil Ketua Kebijakan Publik Herman Heizer, dan sejumlah pengurus teras Golkar Sulsel.
Meski Golkar tak lagi memegang jabatan di pemerintahan, TP menegaskan, Gokar masih memiliki 7 anggota fraksi yang bisa mengontrol kinerja eksekutif. Hanya saja, ia berpesan agar Golkar tidak memiliki karakter sebagai partai oposisi. Golkar tetap harus menjadi mitra kritis pemerintah sehingga kebijakan senantiasa berpihak kepada rakyat.
“Kita masih punya 7 anggota fraksi, cukup dominan untuk memastikan APBD Tana Toraja berpihak kepada rakyat, cukup dominan untuk kita gunakan untuk melakukan kerja- kerja sosial untuk mendekatkan rakyat dengan Golkar, kita harus maksimalkan itu dan saya akan senantiasa lakukan evaluasi secara berkala,” harap TP yang sangat bersemangat.
Terkait kandidat ketua yang akan maju di musda, TP memaparkan sejumlah kriteria yang pantas memimpin Golkar Tana Toraja. Di antaraya, kandidat ketua harus memiliki mimpi politik di 2024.
“Harus punya mimpi di 2024, apakah sebagai calon bupati, calon anggota DPR ataukah apa saja yang pasti harus ada cita- cita sehingga menjadi penyemangat untuk berkerja, kalau tidak, maka yang bisa kita harap,” tegas Walikota yang sarat prestasi itu.
Selain itu, Ketua DPD II Tana Toraja nanti harus meningkatkan perolehan kursi Golkar menjadi minimal 10 kursi. TP yakin target itu bisa diraih, hanya saja kekompakan kader- kader harus lebih diperkuat.
Sementara Viktor Datuan Batara yang memberikan sambutan sebelumnya mengaku, Partai Golkar Tana Toraja tetap solid meski baru saja mendapatkan hasil yang kurang menguntungkan di Pilkada 2020. Meski demikian, Viktor mengaku, kader- kader Golkar telah menunjukkan kinerja yang maksimal. Ia pun mendukung Plt untuk melakukan konsolidasi dan mempersiapkan musda Tana Toraja.
Editor: Azhar



