MANIFESTO.com, Jakarta – Kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meragukan kredibilitas lembaga survei Cyrus Network yang kembali mengunggulkan pasangan Jokowi- Ma’ruf Amin di Pilpres.
Apalagi dalam survey itu, elektabilitas Prabowo-Sandi masih tertinggal di angka 37,2 persen. Meskipun demikian, BPN mengharga dan menganggap hasil itu sebagai pemicu semangat untuk bekerja lebih keras.
“Apa pun hasil survei, ini membangkitkan semangat pendukung Prabowo-Sandi untuk bekerja lebih keras meraih simpati rakyat untuk memilih Prabowo-Sandi, meskipun kami ragu dengan kredibilitas dan objektivitas lembaga surveinya,” kata juru bicara BPN, Pipin Sopian, kepada wartawan seperti dilansir detik.com, Kamis (28/2/2019).
Pipin, yang juga Ketua Departemen Politik PKS, yakin pasangan calon yang diusungnya akan memenangi Pilpres 2019. Hal itu, menurut Pipin, dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang hadir mendukung Prabowo-Sandi.
“Insyaallah, kami yakin Prabowo-Sandi, yang diusung PKS, menang pada Pilpres 17 April 2019. Buktinya, di berbagai daerah, masyarakat berbondong-bondong hadir dan mendukung Prabowo-Sandi tanpa bayaran. Mereka hadir secara otonom dengan biaya sendiri-sendiri,” tutur Pipin.
Sebelumnya, lembaga survei Cyrus Network merilis hasil survei elektabilitas pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2029. Hasilnya, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih mengungguli pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Survei dilakukan pada 18-23 Januari 2019 terhadap 1.230 responden. Populasinya penduduk Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah. Responden laki-laki dan perempuan sama-sama 50 persen. Responden yang tinggal di wilayah desa 51 persen dan kota 49 persen.
Responden terpilih diwawancarai menggunakan metode face to face. Margin of error survei kurang-lebih 3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Berikut hasil survei elektabilitas capres-cawapres oleh Cyrus Network pada Januari 2019:
-Joko Widodo-Maruf Amin: 57,5 persen.
Kategori pemilihan sudah tetap: 47,8 persen.
Kategori pemilihan masih mungkin berubah: 8,2 persen.
Tidak menjawab: 1,5 persen.
-Prabowo Subianto-Sandiaga: 37,2 persen.
Kategori pemilihan sudah tetap: 29,7 persen
Kategori pemilihan masih mungkin berubah: 6,5 persen
Tidak menjawab: 1,0 persen
Editor: Azhar