Masjid BTN Bontomate’ne Ditutup Sementara, Puluhan Warga Jalani RDT

  • Whatsapp
Masjid Nurul Rahman di BTN Bontomate'ne, kecamatan Pattalassang disemprot disinfektan, Kamis 25 Juni 2020. (Ist)
Masjid Nurul Rahman di BTN Bontomate'ne, kecamatan Pattalassang disemprot disinfektan, Kamis 25 Juni 2020. (Ist)

MANIFESTO, TAKALAR– Masjid Nurul Rahmah di BTN Bontomate’ne, kelurahan Pattalassang, ditutup sementara setelah MJ, 54, imamnya dinyatakan positif terpapar Covid 19. 

Penutupan sementara untuk mencegah penularan virus corona di antara jemaah masjid. Apalagi, sebelum dinyatakan terjangkit Covid 19, MJ setiap saat memimpin salat di masjid itu.

Bacaan Lainnya

“Warga sudah bersepakat untuk menutup sementara aktivitas di masjid sampai situasi dinyatakan membaik, ini sebagai bagian dari upaya pencegahan agar virus ini tak menular, kemarin masjid sudah disemprotkan disinfektan oleh petugas,” kata Ketua Kerukunan Masjid Nurur Rahmah, Haji Faisal Sahing, Jumat 26 Juni 2020.   

Faisal mengatakan, masjid akan dibuka kembali usai masyarakat selesai menjalani pemeriksaan dari Tim Gugus Covid 19 Takalar. Pemeriksaan ini untuk memastikan tidak ada warga yang tertular virus berbahaya itu.  

“Info dari Tim Gugus katanya sebentar akan melakukan penelusuran atau pemeriksaan terhadap warga di sini, kalau nanti sudah dianggap steril, masjid akan kita buka kembal dengan tetap memperhatikan protokoler kesehatan,” kata Faisal.

Ketua Harian Tim Gugus Covid 19 Takalar dr Rahmawati mengatakan, hari ini akan melakukan pemeriksaan terhadap 34 warga BTN Bontomate’ne yang diduga pernah bersentuhan dengan pasien positif. Terdiri dari 27 orang dewasa dan 7 anak- anak.

“Ada 34 warga yang kita yang kita mau traching sebentar, Insyaalah Senin di RDT (Rappid Diagonosis Tets), saya kira ini upaya kita untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19,” kata Rahmawati, Jumat 26 Juni 2020.  

Ia mengatakan, penelusuran ini untuk melacak jejak virus sehingga tidak meluas. Warga yang akan menjalani RDT mayoritas berprofesi sebagai ASN Pemkab Takalar.

“Semoga saja tidak ada warga lain yang tertular, itu harapan kita semua,” kata mantan Direktur RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle.  

Sebelumnya dkabarkan jika Imam masjid di Bontomate’ne, kecamatan Pattalassang, MJ, 54, dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Covid 19, Rabu 24 Juni 2020.

MJ sehari- hari bertugas sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Polongbangkeng Selatan, Takalar. Ia diduga terjangkit corona dari aktivitas bersentuhan dengan pasien positif Covid 19.

“Jadi salah seorang nakes kami di PKM Polongbangkeng Selatan, saudara MJ positif Covid 19,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Covid 19 Takalar dr Fatmawati, Rabu 24 Juni 2020. 

Saat ini, MJ telah dijemput dan dibawa ke Makassar untuk menjalani isolasi mandiri. Kabarnya, MJ akan melewatkan masa isolasi di hotel Remcy Panakkukang, Makassar.

“Dijemput malam ini dan dibawa ke Makassar untuk menjalani isolasi mandiri,” terang Rahmawati. 

Editor: Azhar

Pos terkait