None Mulai Tunjukkan Kemesraan dengan Zunnun

Irman Yasin Limpo ngopi bareng dengan Zunnun Nurdin Halid di Warkop Phoenam Makassar, Jumat 17 Juli 2020. (Ist)
Irman Yasin Limpo ngopi bareng dengan Zunnun Nurdin Halid di Warkop Phoenam Makassar, Jumat 17 Juli 2020. (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR – Kandidat Walikota Makassar Irman Yasin Limpo alias None mulai menunjukkan kemesraan dengan Andi Zunnun Nurdin Halid menjelang Pilwali Makassar. None dan Zunnun nampak ngopi bareng di Warkop Phoenam di Jalan Boulevard Makassar, Jumat 17 Juli 2020 pagi.  

Keduanya terlihat akrab dan sesekali melemparkan senyum. Ini adalah kali pertama keduanya tampil di depan publik pasca dikabarkan bakal berpasangan di Pilwali Makassar Desember 2020. Meski belum resmi berpasangan, pertemuan antara keduannya semakin menunjukkan jika None- Zunnun bakal berduet.   

Bacaan Lainnya

Pertemuan antara None dan Zunnun digagas oleh Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Nurdin Halid. Pertemuan ini untuk menguatkan pasangan Irman-Zunnun maju berpasangan pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar 2020. Pertemuan ini dihadiri oleh beberapa petinggi Partai Golkar Sulsel dan Makassar.

“Kita sengaja mempertemukan keduanya hari ini. Tentu penegasannya setelah form B1 dari DPP Golkar keluar,” kata NH, akronim Nurdin Halid.

Sejauh ini, komunikasi politik terakhir antara Golkar dan PAN dan juga None masih sebatas partai koalisi. Belum ada pembicaraan serius terkait kandidat yang akan mendampingi None.

Sementara, Ketua DPD II Partai Golkar Makassar,  Farouk M Betta mengaku tak ada lagi halangan untuk penyatuan keduanya. “Sebab, komunikasi kita telah berjalan dengan positif dan tidak ada hambatan sama sekali,” ujarnya.

Sebelumnya memang, PAN meminta agar None tidak terlalu terburu-buru memilih calon pasangannya. Meskipun, sejak awal PAN adalah parpol pertama yang memberikan rekomendasi kepada None untuk maju bertarung pada Pilwalkot mendatang.

Sebagaimana diketahui, PAN telah memberikan dukungan 5 kursi kepada None, sementara Golkar memiliki 5 kursi di Parlemen Makassar. Sehingga, total dukungan parpol sudah mencukupi 10 kursi untuk modal tiket mendaftar ke KPU.

Penulis: Fadli Ramadhan

judul gambarjudul gambar

Pos terkait