Paripurna Molor, Ketua DPRD Takalar: Anggota Dewan Tidak Terpilih Mulai Malas

judul gambar

MANIFESTO.com, TAKALAR– Sidang paripurna DPRD Takalar dengan agenda penyerahan KUA-PPAS perubahan tahun 2019 dan pemandangan fraksi-fraksi terhadap tiga buah ranperda molor hingga tiga jam.

Sidang paripurna yang diagendakan berlangsung pukul 09.00 Wita, terpaksa diskorsing beberapa kali untuk menunggu sidang quorum.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disebabkan karena jumlah anggota Dewan yang hadir tidak memenuhi seperdua tambah satu dari total anggota DPRD Takalar yang berjumlah 30 kursi.

“Ini selalu terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya, anggota DPRD yang tidak terpilih lagi mulai malas-malasan masuk, Saya tahu ini karena saya sudah tiga periode di DPRD Takalar,” kata Ketua DPRD Takalar HM Jabir Bonto di hadapan OPD dan peserta sidang yang hadir.

Sidang baru dibuka kembali sekitar Pukul 11.50 Wita dengan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Takalar Arsyad.

Sidang berlangsung hanya dengan agenda penyerahan KUA PPAS dari Sekda Takalar kepada Ketua DPRD Takalar yang memimpin sidang tanpa dua orang wakilnya yakni Idris Leo dari Partai PKPI dan Hairil Anwar dari Partai PKS yang merupakan partai dengan perolahan suara terbanyak Pileg 2019 yang lalu.

Usai penyerahan KUA-PPAS, sidang kembali di skorsing karena absen yang sebelumnya telah ditanda tangani 16 orang anggota DPRD, tiba-tiba hilang.

“Sebenarnya ini sudah quorum tapi ada yang sembunyi absennya lagi, ya inilah dinamikanya,” pungkas Haji Bonto sapaannya.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait