MANIFESTO.ID, TAKALAR– Pemerintah Kabupaten Takalar terus berbenah demi mewujudkan Kabupaten Sehat Kategori Swastisaba Wistara.
Takalar terus melakukan persiapan menyambut penghargaan itu usai Tim Verifikator Lapangan dari Kementrian Kesehatan, Kementrian Dalam Negeri dan Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) pertengahan pekan ini.
Seperti tadi sore, Pemkab Takalar bersama lebih 100 komunitas menggelar aksi bersih- bersih di seluruh pelosok Butta Pangrannuangku. Kegiatan ini sebagai bagian dari peringatan World Clean Day (WCD).
Acara ini dipusatkan di pesisir Pantai Lamangkia, Desa Topejawa, Mangarabombang. Bupati Takalar Syamsari Kitta turun langsung dan berbaur dengan warga membersihkan pantai yang dikenal eksotis itu.
“Ini adalah bagian dari kampanye hidup bersih dan sehat, saya kira ini harus kita budayakan untuk menjadikan hidup lebih berkualitas,” kata Syamsari di sela aksi bersih pantai Topejawa, Sabtu 21 September 2019.
Ketua Forum Kabuparen Sehat Takalar Irma Andriani saat membuka acara bersih pantai itu mengajak warga untuk senantiasa hidup sehat dan menjaga lingkungan agar tetap bersih dan terbebas dari sampah. Irma juga meminta warga untuk tidak buang air besar di sembarang tempat.
“Mari budayakan hidup bersih, tidak buang air sembarang dan cuci tangan sebelum makan,” pinta Irma penuh semangat.
Irma Andriani pun mengajak warga berdoa agar tahun ini Takalar meraih predikat Kabupaten Sehat level tertinggi Wistara. Irma yang juga Ketua Tim Penggerak PKK berharap agar setiap orang yang berada di Takalar ini merasa aman dan nyaman.
Selain bersih pantai, acara yang diikuti ribuan warga itu juga dirangkaikan dengan aksi tanam pohon di pesisir pantai. Peserta aksi bersih juga mengikuti Senam Cerdik sebagai bagian dari upaya terbebas dari kebiasaan merokok.
Editor: Azhar


