Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka

judul gambar

MANIFESTO.com, SURABAYA– Kabar gembira bagi para pecinta alam di Indonesia. Gunung tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Semeru kembali dibuka untuk pendakian mulai Minggu, 12 Mei 2019.

Selama ini pendakian ditutup sejak 3 Januari 2019 untuk perbaikan sarana pendakian dan kondisi lingkungan.

Bacaan Lainnya

Penutupan pendakian, menurut Jhon Kennedy, merupakan bagian dari pelayanan taman nasional. Petugas memperbaiki sarana dan prasarana pendukung seperti jalur pendakian dan mengembalikan fungsi ekologi agar tak rusak akibat tingginya pendakian.

Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini ditutup untuk memperbaiki jalur pendakian. Penutupan itu sekaligus memberikan waktu bagi kondisi di sana untuk pulih secara alamiah. Setiap hari kuota pendakian ke Gunung Semeru maksimal 600 orang.

Selain membenahi ekosistem di sana, petugas taman nasional juga melakukan kesiapan bencana berkoordinasi dengan tim SAR dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah di kawasan Gunung Semeru. John Kennedy mengingatkan para pendaki agar mentaati prosedur atau peraturan pendakian. “Gunakan jalur resmi, siapkan fisik, mental, perbekalan, dan jangan membuang sampah sembarangan,” katanya dikutip dari Tempo.

John Kennedy melanjutkan, pelestarian kawasan taman nasional merupakan tanggung jawab bersama. Sebab itu, semua sampah harus dibawa kembali keluar kawasan taman nasional dan dilarang merusak serta mengganggu flora dan fauna.

Bagi pecinta alam yang akan mendaki bisa mendaftar secara online. Informasi dan mekanisme pendakian bisa diperoleh di laman www.bromotenggersemeru.go.id.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait