PKS Bahas Arah Strategi Pemilu 2029 dalam Rakerwil Sulsel

MANIFESTO.ID, MAKASSAR- Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sebagai tindak lanjut amanat Rakernas yang telah digelar sebelumnya. Kegiatan ini membahas penyusunan program kerja dan arah strategi menghadapi Pemilu 2029.

Sekretaris Jenderal DPP PKS Muhammad Kholid mengatakan Rakerwil menjadi wadah bagi wilayah untuk menurunkan program turunan dari pusat sekaligus merumuskan agenda khas sesuai kebutuhan lokal. PKS membawa kerangka kerja K2P2 yang meliputi kader, kaderisasi, dan pelayanan publik.

Bacaan Lainnya

“Rakerwil ini menurunkan amanat Rakernas. Ada program nasional, dan ada yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan,” ujar Kholid.

Terkait target Pemilu 2029, Kholid menyebut pembahasan masih berlangsung dan hasilnya akan ditetapkan dalam forum Rakerwil. Ia menyatakan PKS optimistis dapat memperbaiki capaian pada pemilu sebelumnya.

“Dengan dukungan masyarakat Sulawesi Selatan, PKS yakin bisa meraih targetnya. Rumusannya akan disampaikan DPW,” kata dia.

PKS juga masih mengkaji sejumlah isu krusial dalam RUU Pemilu, termasuk wacana sistem pemilu tertutup dan mekanisme pemilihan kepala daerah. Menurut Kholid, partai memprioritaskan penguatan demokrasi substansial, penguatan kelembagaan partai, serta upaya meminimalkan praktik politik uang.

“Bisa tertutup, terbuka, atau campuran. Diskusinya masih berjalan. PKS belum mengambil keputusan,” ujarnya.

Ketua DPW PKS Sulsel Anwar Faruq menegaskan Sulsel menargetkan peningkatan perolehan kursi di semua tingkatan, termasuk mengembalikan posisi tiga besar di provinsi.

“Insyaallah target kami lebih besar dari yang ada sekarang, baik di DPR RI, provinsi, maupun kabupaten/kota,” ujar Anwar.

Ia menyebut strategi menghadapi Pemilu 2029 telah disiapkan, namun tidak akan diungkapkan secara terbuka. Anwar juga menyatakan PKS akan mendorong bertambahnya kepala daerah dari kader PKS.

“Jelas ada strategi, tapi itu rahasia dapur,” katanya. (*)

Pos terkait