Prodi Kebidanan PPs Unhas Gelar Penyuluhan Kesehatan di Moncongloe

MANIFESTO.com, MAKASSAR — Mahasiswa Program Studi Ilmu Kebidanan Sekolah Pascasarjana Unhas menggelar penyuluhan kesehatan di desa Moncongloe, Maros, Jumat 26 April 2019.

Pada penyuluhan kesehatan kali ini, panitia menghadirkan dokter spesialis Dr dr Sharvianti Arifuddin SP.OG dan Sekretaris Jurusan Prodi PPs Unhas dr Mardiana Arifuddin sebagai pembicara.

Bacaan Lainnya

Dr Sharvianti berbicara tentang pencegahan kanker serviks sedangkan dr Mardiana menjelaskan tentang pencegahan stunting di 1000 hari pertama kehidupan di depan puluhan ibu- ibu dan tokoh masyarakat di Moncongloe.

“Stunting adalah keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga tidak sesuai dengan usianya,” kata Mardiana.

Mardiana mengatakan jika stunting bisa dicegah dengan memperhatikan 1000 hari pertama kehidupan. 280 hari dalam kandungan dan 720 hari setelah melahirkan.

“Itu dengan memperhatikan asupan gizi selama mengandung dan memberikan susu ekslusif pasca melahirkan,” ungkap Mardiana.

Terkait kanker serviks, Mardiana mengatakan jika, kanker ini merupakan jenis kanker yang umum dialami kaum hawa. Bahkan jenis kanker ini menempati urutan kedua dengan penderita terbanyak setelah kanker payudara.

Mardiana turut menghimbau agar masyarakat, khususnya para kaum hawa agar terbiasa melakukan pencegahan melalui deteksi dini.

“Ini bisa dicegah dengan deteksi dini dengan cara IVA yang merupakan program pemerintah dan tersedia di puskesmas secara gratis,” kata dia.

Lebih lanjut, dr Mardiana menjelaskan kanker serviks adalah kanker yang terjadi saat ada sel-sel di leher rahim alias serviks yang tidak normal, dan berkembang dengan tidak terkendali sehingga mengakibatkan tumor pada serviks. Tumor yang ganas nantinya berkembang jadi penyebab kanker serviks.

Kanker serviks paling banyak mengenai wanita dengan usia 36-55 tahun. Di Indonesia lebih dari 70 persen pasien datang sudah dalam stadium lanjut dan paling banyak dialami wanita dalam tingkat stadium tiga.

Ketua panitia penyuluhan Indo Ake mengatakan, jika kegiatan penyuluhan seperti ini merupakan bagian dari tridarma perguruan tinggi. Ia mengaku, pihaknya intens melakukan penyuluhan terhadap kesehatan ibu dan bayi sebagai bagian penting dalam kehidupan.

“Ini wujud pengabdian kepada masyarakat yang intens kami lakukan,” kata dia.

Editor: Azhar

Pos terkait