MANIFESTO, MAKASSAR– Dinamika perebutan tiket menuju Pilwali Makassar dinilai masih dinamis. Termasuk di Partai Golkar, peluang Rahman Pina dan Munafri Arifuddin masih sama besar.
Hal itu disampaikan pengamat politik Universitas Muhammadiyah Makassar Luhur A Prianto saat diskusi bertemakan berebut tiket Pilwali Makassar di warkop Abangda, Jumat 12 Juli 2024.
“Belum pasti siapa yang diusung oleh Golkar dan belum tentu indikatornya adalah survei yang beredar, apalagi Rahman Pina juga punya jaringan ke pusat sehingga Appi (Munafri Arifuddin) tak boleh terlalu pede (percaya diri),” kata Luhur.
Ia menyebut Rahman Pina meski masih berumur muda, tetapi pengalaman di kancah politik tak perlu diragukan. Bahkan, Ketua AMPG Sulsel itu belum pernah kalah dalam pertarungan politik yang dilakoninya.
“Rahman Pina memang masih muda, tetapi berpengalaman dalam memenangkan pertarungan politik,” sambung pengamat politik kenamaan itu.
Untuk itu, baik Rahman Pina maupun Munafri Arifuddin harus bekerja maksimal di satu bulan terakhir untuk meyakinkan partainya dalam menentukan usungan. Luhur menyebut kemungkinan Partai Golkar akan menentukan siapa yang paling layak diusung di Pilwali Makassar nanti menjelang pendaftaran di KPU 27 Agustus 2024.
“Golkar kemungkinan menentukan usungannya di injury time, bisa Appi, bisa juga RP, tentu Golkar akan menimbang peluang menang di antara kedua kadernya,” ujarnya.
Diketahui, dalam beberapa survey yang sempat dirilis, nama Munafri Arifuddin masih memimpin. Namun, trend survey Rahman Pina juga tatkala bagus. Terakhir elektabilitas Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel menembus posisi 4 besar calon walikota Makassar.
Editor: Azhar



