MANIFESTO.com, JAKARTA– Satu orang demonstran tewas dalam kericuhan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5) dini hari.
Korban sempat mendapatkan pertolongan di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, namun nahas tak tertolong.
Direktur RS Budi Kemuliaan Fahrul W Arbi membenarkan bahwa pasien tersebut tertembak. Menurutnya, peluru tersebut menyasar dada bagian atas korban.
“Meninggalnya karena ada luka tembak tembus ke belakang dari dada, mungkin mengenai paru-paru ada pneumotoraks. Pneumotoraks itu selaput paru robek sehingga udara terkumpul di sana dan kena pembuluh besar,” sambungnya.
Korban dievakuasi dan tiba ke RS Budi Kemuliaan pada pukul 3 dini hari. Saat ini, korban sudah diserahkan ke RSCM.
“Kita menghubungi keluarga dan kita kirim ke Cipto sekarang,” pungkasnya.
Sebelumnya, kericuhan pecah di Tanah Abang antara sejumlah massa dengan polisi. Kericuhan terjadi pada malam hari hingga hampir waktu subuh.


