MANIFESTO, JENEPONTO – Sebuah rumah di dusun Bulloe, desa Bonto Mate’ne, kecamatan Turatea, Jeneponto, hangus terbakar sekitar pukul 23,50 Selasa 26 Januari 2021 tadi malam.
Kebakaran hebat itu juga menawaskan enam orang penghuni rumah panggung itu. Satu di antara korban adalah bayi yang masih berusia 8 bulan.
“Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran terjadi sekitar pukul 23.30 wita. Saksi melihat api sudah membesar dibagian atap rumah panggung tersebut dan saksi meminta bantuan masyarakat untuk memadamkan api supaya tidak merambat kerumah sebelahnya,” ujar Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul, Rabu 27 Januari 2021.
Kobaran api tak bisa dibendung meski warga telah berusaha memadamkan api dengan menggunakan air seadanya. Api begitu cepat melahap dan menghanguskan rumah yang mayoritas terbuat dari kayu itu.
“K orban sempat meminta tolong dan masyarakat sempat mencoba melakukan pertolongan, tetapi api yang cepat sekali membesar sehingga tak mampu menyelamatkan korban, ” terang Syahrul.
Ia pun mengatakan, jika seluruh penghuni rumah meninggal dalam kejadian itu. Para korban terjebak di dalam rumah saat kebakaran terjadi.
Empat mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Jeneponto yang tiba di lokasi tak bisa berbuat apa- apa. Saat itu, kondisi rumah sudah dikuasai kobaran api. Pemadam bersama warga pun berusaha memadamkan sisa sisa kobaran api.
“Tim Satreskrim Polres Jeneponto langsung ke TKP tadi malam dan mengevakuasi para korban ke Rumah Sakit Lanto Dg Pasewang guna dilakukan autopsi,” ungkap Syahrul.
Terkait penyebab kebakaran, Syahrul mengaku pihak kepolisian belum bisa memastikan peneyabab kejadian yang menewaskan enam orang itu. “Belum bisa menyimpulkan penyebab, kita tunggu tim Labfor Polda Sulsel,” tambah Syahrul.
Editor: Azhar



