Sempat Dirawat Tiga Hari di Pallantikang Takalar, Pasien Positif Covid 19 Meninggal

  • Whatsapp
Petugas Gugus Covid 19 Takalar bersiap melakukan penyemprotan disinfektan di rumah orangtua pasien positif yang meninggal, Sabtu, 23 Mei 2020.
Petugas Gugus Covid 19 Takalar bersiap melakukan penyemprotan disinfektan di rumah orangtua pasien positif yang meninggal, Sabtu, 23 Mei 2020.

MANIFESTO, TAKALAR– ES, 37, warga Barrang Lompo, Kecamatan Sangkarrang, Makassar meninggal dunia di RS Siloam, Sabtu 23 Mei 2020.   

ES meninggal usai divonis terpapar virus corona atau Covid 19. Sebelum dirujuk ke RS Siloam Makassar, ES sempat dirawat di rumah orangtuanya di Jalan Pallantikang, Kelurahan Pattalassang, Kecamatan Pattalassang, Takalar selama tiga hari.  

Bacaan Lainnya

“Barusan kita dapat laporan jika salah seorang pasien positif meninggal di RS Siloam Makassar, KTP-nya Makassar, tetapi sebelum dirujuk ke Siloam, sempat dirawat di rumah orangtuanya di Pallantikang,” kata Ketua Harian Gugus Covid 19 Takalar dr Rahmawati, Sabtu 23 Mei 2020.  

Rahmawati mengatakan, pasien yang mengeluh demam dan hidung tersumbat sempat diinfus dan menjalani perawatan di rumah orangtuanya di Pallantikang Takalar. Namun, tak kunjung membaik, pasien dirujuk ke RS Siloam untuk perawatan lebih lanjut.

“Namun setelah tiga hari dirawat di RS Siloam, pasien dinyatakan meninggal,” kata Plt Kadis Kesehatan Takalar itu.  

Saat ini, Tim Gugus Covid Takalar tengah berusaha melakukan tracking dan pemeriksaan intensif terhadap orangtua dan kerabat yang pernah kontak fisik dengan pasien. Tim Gugus pun melakukan penyemprotan disinfektan di rumah orangtua pasien positif Covid 19.

“Tercatat ada sembilan kerabatnya yang pernah bersentuhan dengan pasien, itu kita lakukan rappid test untuk memastikan ada tidaknya kerabat yang sudah tertular,” terang Rahmawati.

Editor: Azhar