Serius Bertarung di Pilwali Makassar, Sadap Siapkan Jalur Independen

MANIFESTO.ID, MAKASSAR— Bakal Calon Wali Kota Makassar, Syarifuddin Daeng Punna  mempersiapkan jalur independen sebagai alternatif bertarung di Pilwali Makassar.

Langkah itu akan diambil jika dirinya gagal mendapatkan rekomendasi partai politik. Saat ini, Sadap, sapaan Syaripuddin Daeng Punna tengah berjuang mengejar rekomendasi parpol.

Bacaan Lainnya

Ia telah mendaftar di Golkar, PDIP, dan Nasdem. Hanya saja belum ada jaminan bakal mendapatkan rekomendasi dari tiga partai itu, meski peluannya tetap terbuka.

“Hingga saat ini kami masih tetap berusaha mendapatkan rekomendasikan parpol, tapi jika itu tidak dapat saya wujudkan, maka jalur independen akan kami tempuh,” kata Sadap kepada awak media di posko pemenangan jalan Pengayoman Makassar, 30 September 2019.

Sadap panggilan akrab Syarifuddin Daeng Punna menilai selama melakukan komunikasi dengan para elit partai politik mulai dari tingkat Kota Makassar, Provinsi hingga pengurus pusat di Jakarta, mereka lebih condong mengutamakan mengusung kadernya sendiri. Kendati demikian ada sejumlah juga elit parpol yang tetap membuka ruang bagi kandidat manapun yang memiliki misi yang sama.

“Kader mendapat nilai plus dari yang pada non kader. Itu alasan utama para elit mengusung kadernya sendiri,” ucap Sadap.

Selain itu, Sadap juga menilai ada partai politik yang meragukan kualitasnya menjadi pemimpin di Makassar, tidak hanya sampai pada tingkat ragu-ragu, namun juga disebutkan kader parpol tertentu mencibirnya.

“Ini alasan lain kami ingin tempuh untuk membuktikan pada salah satu oknum pengurus parpol jika Sadap bisa maju tanpa mengendarai parpol,” tegas Sadap.

Sementara itu, Pengamat Politik Unismuh Makassar, Andi Luhur Priyanto mengatakan jika Sadap matang maju lewat jalur independen maka calon wakilnya harus memiliki power yang sama dengan Sadap. Jalur independen kata dia, dianggap sangat berat jika dibandingkan dengan jalur parpol.

“Lewat parpol itu lebih menguntungkan karena sudah ada jaringan kader hingga di kelurahan bahkan sampai di tingkat RT yang siap bekerja,” kata Andi Luhur Priyanto.

Editor: Azhar

Pos terkait