Setelah Masuk 4 Besar, Rahman Pina Target Tikung Survey Appi September

Ketua Golkar Makassar Munafri Arifuddin dan Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel Rahman Pina berebut dukungan Partai Golkar di Pilwali Makassar. (Ist)
Ketua Golkar Makassar Munafri Arifuddin dan Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel Rahman Pina berebut dukungan Partai Golkar di Pilwali Makassar. (Ist)

MANIFESTO, MAKASSAR– Trend survey kandidat walikota Makassar Rahman Pina terus menanjak. Bahkan kini elektabilitas Ketua Fraksi Golkar Golkar DPRD Sulsel itu telah masuk 4 besar kandidat walikota terkuat di Makassar sesuai survey ISS yang baru dirilis pekan lalu.

Padahal, dalam survey ARCHI bulan lalu, nama Rahman Pina bahkan belum terekam survey calon walikota. Namun survey selanjutnya memperlihatkan trend kenaikan yang cukup signifikan.

Bacaan Lainnya

Survey internal PKS di awal Juni menempatkan politisi yang dikenal sederhana dan merakyat berada di urutan ketujuh dengan elektibilitas 4,2 persen. Terakhir survey ISS yang dirilis empat hari lalu, elektabikitas Rahman Pina sudah bertengger di 4 besar kandidat walikota Makassar dengan tingkat keterpilihan di atas 8 persen.

Meski masih kalah dari Munafri Arifuddin, rivalnya di Partai Golkar, tetapi trend survey yang bergerak naik, membuka peluang Rahman Pina menyalip Ketua Golkar Makassar itu. Ia bahkan menargetkan menikung Appi, sapaan Munafri di awal bulan September.

“Pak Appi sudah dua kali bertarung, tentu dari sisi popularitas tak mungkin saya bisa kalahkan dalam waktu singkat, wajar kalau beliau terus memimpin survey tertinggi. Tapi kita akan lihat di awal bulan September,” kata Rahman Pina kepada wartawan di warkop Daeng Anas, Jln Faisal, Minggu 30 Juni 2024.

Ia mengaku, jika trend surveynya terus meningkat dan lebih berpeluang memenangkan Pilwali Makassar maka ia akan bertarung di Pilwali. “Saya akan amendiskusikan dengan Appi. Sesama kader beringin kita akan saling mendukung di ujung untuk memastikan Partai Golkar memenangkan Pilwali Makassar,” kata politisi yang belakangan banyak mendapat pujian setelah sukses mengantar dua anaknya lolos Pileg 2024.

“Tapi kalau trend keinginan publik ke saya terus meningkat seperti sekarang, kami akan berdiskusi di ujung. Siapa yang lebih siap bertarung karena ujung dari proses ini kita akan saling mendukung,” sambung anggota DPRD Sulsel terpilih hasil pemilu 2024 itu.

“Jika Trend pak Appi juga naik terus, melebihi saya. Maka saya akan bukakan karpet kuning untuk mendukung. Begitupun sebeliknya. Sekarang kami masing masing berjuang dulu,” katanya.

Belajar dari dua kali Pilwali sebelummya, dimana Munafri Arifuddin selalu unggul di survey, tapi kalah di hasil, Rahman Pina berharap tidak terulang lagi. “Kali ini Golkar harus menang, siapapun nanti calonnya.”

Sebelumnya, pengamat politik Universitas Muhammadiyah Makassar Arqam Azikin menyebut jika Appi berpotensi mengulang kekalahan untuk ketiga kalinya di Pilwali Makassar. Apalagi popularitas yang sudah 91 persen sedangkan elektabilitas hanya di angka 30 persen lebih.

“Jika tak merubah metodologi, Appi akan kalah untuk ketiga kalinya, apalagi lawannya tahu rumus mengalahkan Appi,” terang Arqam.

Arqam pun menilai rival Appi di Golkar, Rahman Pina memiliki peluang untuk bertarung di gelanggang Pilwali. Trend survey Rahman Pina sangat bagus.

“Elektabikitas Rahman Pina baru di angka 8 persen, tetapi popularitasnya kan baru di angka 40 persen. Kalau maksimal kerja di satu atau dua bulan ke depan, bukan tidak mungkin akan bisa menyalip,” ungkap Arqam.

Editor: Azhar

Pos terkait