Supriansa, Mantan Aktivis Disebut Bakal Pimpin Golkar Sulsel

Anggota Komisi III DPR RI Supriansyah. (Int)
Anggota Komisi III DPR RI Supriansyah. (Int)

MANIFESTO, JAKARTA – Mantan aktivis mahasiswa yang tenar di era 90-an, Supriansa disebut sebagai kandidat kuat yang akan memimpin DPD I Partai Golkar Sulsel. Anggota Komisi III DPR RI itu disebut bakal bersaing memperebutkan kursi terpanas di Partai Golkar Sulsel dalam musyawarah daerah (Musda) yang akan dihelat akhir Juli mendatang. 

Supriansa bakal bersaing dengan sejumlah kandidat seperti mantan Bendahara Partai Golkar Sulsel Rusdin Abdullah, Walikota Parepare Taufan Pawe, anggota DPR RI Hamka B Kady, Bupati Bone Andi Fashar Padjalangi, Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid, dan mantan anggota DPRD Sulsel Kadir Halid.

Bacaan Lainnya

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyebut nama Supriansa sebagai figur yang sangat potensial didapuk sebagai Ketua DPD I Golkar.

Kaswadi mengatakan, figur Supriansa sebagai politisi yang bisa diterima di semua faksi di Partai Golkar. Pendiri Makassar Intektual Law (MIL) itu dinilai bisa mempersatukan semua kekuatan di Partai Golkar sehingga lebih bertaji dalam menatap Pilkada serentak akhir 2020 nanti. 

“Supriansa tidak memiliki lawan politik di Golkar, dia tidak pernah terlibat konflik internal. Jadi dia bisa menyatukan Golkar dari gesekan kepentingan politik,” ujar Bupati Soppeng kepada wartawan, Kamis 9 Juli 2020.

Kaswadi menilai, reputasi Supriansa di Partai Golkar masih sangat positif dan terbangun secara alami. Apalagi, sejak terpilih menjadi menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulsel II, Supriansa langsung mendapat kepercayaan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto di parlemen.

Mantan Wakil Bupati Soppeng itu langsung ditunjuk oleh Arilangga menjadi salah satu Hakim Mahkamah Partai Golkar. Bahkan Supriansa pun ditunjuk sebagai Ketua Fraksi Golkar Hubungan Wilayah VII se Sulawesi di DPR RI .

Meskipun Supriansa merupakan kader baru di Partai Golkar, Kaswadi percaya, sosok Supriansa bisa menjadi magnet bagi Partai Golkar. Ia menyebut, Partai Golkar saat ini sangat membutuhkan sosok sekaliber Supriansyah.

“Saya percaya Supriansa bisa menyatukan Partai Golkar Sulsel dari berbagai faksi, apalagi sepak

terjang beliau selama di komisi III DPR RI selalu nyaring membela kepentingan rakyat dan Partai Golkar, tetapi semua saya kembalikan kepada Ketua Umum Pak Airlangga, kami patuh pada instruksi DPP,” ujar Kaswadi.

Terkait dengan santernya namanya disebut bakal bertarung di Musda Partai Golkar Sulsel, Supriansa enggan jumawa. Ia mengaku, masih baru di Partai Golkar sehingga sangat tidak pantas jika dirinya berambisi mengejar jabatan prestisius itu.

“Saya ini orang baru di Partai Golkar, tak etis saya mengejar jabatan Ketua DPD I Sulsel. Sebagai kader yang baru, saya harus tahu diri, saya serahkan pada mekanisme partai,” terang politisi yang berlatar belakang advokat itu.

Hanya saja, Ia menegaskan, jika Partai Golkar adalah partai modern yang memiliki cara dan strategi untuk membesarkan dirinya. Ia pun menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme dan patuh kepada instruksi partai.

“Saya harus patuh kepada pimpinan. Kita harus memiliki budaya politik yang tertib,” kata mantan Ketua Senat Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia itu. 

Editor: Azhar

Pos terkait