MANIFESTO, MAKASSAR- Lembaga Indikator Politik merilis hasil survey sepekan menjelang Pilwali Makassar, Kamis 21 November 2024.
Indikator merilis hasil survey Pilwali Makassar berselang sehari dari survey yang dirilis LSI Denny JA. Baik LSI maupun Indikator tetap mengunggulkan pasangan Munafri Arifuddin- Aliyah Mustika Ilham.(MULIA). Indikator dengan 41,9 persen dan LSI dengan 34,6 persen.
Hanya saja, Indikator menempatkan pasangan Indira Yusuf Ismail- Ilham Ari Fauzi (INIMI) di posisi runner- up dengan 25,1 persen, sementara pasangan Andi Seto Asapa- Rezki Mulfiati Lutfi (SEHATI) tertinggal tipis di belakang INIMI dengan 21,1 persen.
Sementara LSI menempatkan pasangan SEHATI di posisi runner- up dengan 29,5 persen. Disusul pasangan Indira Yusuf Ismail- Ilham Ari Fauzi (INIMI) dengan 20,4 persen.
Pasangan Amri Arsyid- Rahman Bando (AMAN) tetap menjadi juru kunci dengan elektabilitas 2,1 persen versi Indikator dan 1,9 persen versi LSI.
Peneliti Utama Indikator, Rizka Halida mengatakan survei ini menggunakan 800 responden yang tersebar di 15 kecamatan Kota Makassar. Survey dilakukan 11- 17 November 2024.
“Menggunakan metode multistage Random Sampling, margin of error +/-3,5% dengan tingkat kepercayaan 95%,” kata Rizka saat merilis hasil surveinya, Kamis 21 November 2024.
Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spotcheck). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.
Founder dan Peneliti Utama Indikator, Prof Burhanuddin Muhtadi melanjutkan simulasi top of mind Calon Walikota Makassar masih dipimpin oleh Munafri Arifuddin yakni 35%. Disusul Indira Jusuf Ismail 23,3%, Andi Seto Gadhista Asapa 16,7% dan Amri Arsyid 1%.
Hasilnya pada simulasi empat paslon, MULIA memiliki persentase 41,9%, disusul INIMI 25,1%, Sehati 21,1% dan AMAN 2,1%, sementara tidak tahu atau tidak jawab sebanyak 9,7%.
Selain itu, Lembaga survei yang tergabung dalam Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) ini juga memotret simulai empat Paslon melalui kertas suara.
“Jadi kita sudah sesuaikan dengan specimen yang ditetapkan KPUD berkaitan dengan kertas suara yang akan dicoblos oleh warga Kota Makassar,” ungkap Prof Burhanuddin.
Hasilnya pada simulasi empat paslon dengan kertas suara, MULIA tetap memimpin persentase dengan berada di angka 41,9%. Disusul INIMI 25,1%, Sehati 21,1% dan AMAN 2,1%, sementara tidak tahu atau tidak jawab sebanyak 9,7%.
“Hasilnya lagi-lagi konsisten, Munafri dan Aliyah Mustika Ilham itu 41,9%, trennya mengejutkan, positif disbanding (survei) awal Oktober. Meskipun kenaikannya dalam rentang margin of error, tapi jelas ada kenaikan,” jelasnya.
Sehari sebelumnya, LSI Denny JA merilis survey Pilwali Makassar. Hasil survei tersebut dipaparkan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah kepada pers di Kota Makassar, Rabu (20/11/2024).
Survei dilakukan dari tanggal 10 – 16 November 2024. Menggunakan metodologi standar Multi Stage Random Sampling melalui wawancara tatap muka kepada 800 responden terpilih dengan margin of error 3,5%.
Editor: Azhar



