Tak Tahan Dengar Suara Ngaji, Legislator PAN di Makassar Tembok Pintu Rumah Tahfiz

  • Whatsapp
Oknum-legislator-di-Makassar-menembok-akses-masuk-ke-rumah-tahfidz-karena-tak-tahan-mendengar-suara-anak-anak-mengaji.-Ist.
Oknum-legislator-di-Makassar-menembok-akses-masuk-ke-rumah-tahfidz-karena-tak-tahan-mendengar-suara-anak-anak-mengaji.-Ist.
judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR– Gara-gara tak tahan mendengar suara anak- anak mengaji, anggota DPRD Pangkep, Amiruddin menutup dengan tembok pintu masuk rumah penghafal Al-quran atau rumah tahfidz di jalan Ance Dg Ngoyo, kelurahan Masale, kecamatan Panakkukang, Makassar.

Menurut Ketua RW V Kelurahan Masale, Makassar, Abdul Aziz, pelaku melakukan penembokan karena suara anak- anak mengaji membuatnya terganggu. Selain itu, jemuran pakaian dari para penghafal yang dinilai jorok.

Bacaan Lainnya

“Tahfidz ini dianggap ribut karena mengaji. Kedua masalah kebersihan dan bajunya di situ dijemur. Itu yang dia tidak suka dianggap kotor,” kata Abdul Aziz, Sabtu 24 Juli 2021.

Abdul Aziz mengatakan, rumah Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) itu memang bertetangga dengan rumah tahfidz itu. Namun, bukan hanya rumah tahfidz yang aksesnya tertutup, tetapi ada juga pintu rumah warga lainnya yang tertutup akibat penembokan itu.

Oknum legislator di Makassar menutup akses masuk ke rumah tahfidz karena dengan tembok tak tahan mendengar suara anak- anak mengaji. (Ist)

“Jadi dengan penembokan ini, ternyata bukan hanya rumah tahfidz saja yang tertutup, tetapi ada rumah warga yang tertutup aksesnya,” terang Abdul Aziz.

Aksi Amiruddin kata Abdul Aziz dinilai tidak beralasan. Apalagi rumah tahfidz ini lebih dulu berdiri daripada rumah milik Amiruddin, yaitu sekitar 1990-an. Belum lagi, penembok rumah tahfiz ini hanya berada di Makassar pada hari libur. Pada hari kerja, Amiruddin banyak menetap di kampung halamannya di Pangkep. “Sepengetahuan saya rumah tahfidz itu jauh lebih duluan berdiri,” kata dia.

Akibat penutupan jalan yang masuk dalam kategori fasilitas umum (fasum) oleh oknum wakil rakyat, pemilik rumah tahfidz dan warga yang rumahnya juga tertutup akses jalan melaporkan kasusnya ini ke Polsek Panakkukang, Makassar.

Editor: Azhar

Pos terkait