Tangani Covid 19, Pemkab Takalar Siapkan Rp10,1 Miliar

MANIFESTO, TAKALAR- Pemkab Takalar menyiapkan anggaran Rp10,1 miliar untuk menangani dampak virus corona atau Covid 19.

Anggaran itu akan dialokasikan untuk pencegahan, pengobatan, penyediaan jaring pengaman sosial serta penanganan dampak ekonomi akibat wabah mematikan itu.

Bacaan Lainnya

Anggaran itu bersumber dari APBD senilai Rp5,9 miliar dan Rp4,2 miliar dari dana desa atau 5 persen dari dana desa.

Ketua Harian Gugus Covid 19 Takalar dr Rahmawati mengatakan, untuk penanganan kesehatan dianggarkan sebesar Rp5 miliar. Penanganan dampak ekonomi Rp500 juta, penyediaan jaring pengaman sosial Rp447 juta. Dengan demikian, total alokasi penanganan covid-19 yang berasal dari APBD sebesar Rp5,9 miliar.

“Jadi kita siapkan anggaran untuk penanganan Covid 19 hingga Rp10 miliar lebih, itu sudah termasuk pencegahan hingga dampak sosial akibat virus corona ini,” kata Rahma kepada wartawan, Selasa 14 April 2020.

Kepala Dinas Sosial dan PMD Takalar Dirham menambahkan jika pihaknya telah menyiapkan alokasi anggaran untuk keluarga yang diisolasi selama 14 hari karena suspect atau positif terjangkit Covid 19.

“Untuk jaring pengaman sosial diberikan berupa pemberian sembako kepada keluarga yang diisolasi selama 14 hari masa isolasi dianggarkan sebesar Rp247 juta dari anggaran APBD,” kata Dirham.

Dirham juga mengatakan jika Pemkab Takalar telah menyiapkan anggaran untuk mengantisipasi warga yang terkena PHK akibat pembatasan sosial. “Untuk korban PHK juga sudah kita siapkan anggaran,” terang Dirham.

Selain memberikan sembako, pemerintah juga telah mendirikan empat posko siaga covid-19 yang didirikan di wilayah perbatasan. Posko siaga Covid 19 ini untuk mengontrol lalu lintas dan arus keluar masuk warga di kabupaten Takalar.

Sejumlah fasilitas disiapkan seperti alat pengecek suhu badan, serta mobil dan cairan disinfektan untuk proteksi kesehatan kepada tiap pengendara.

Selain itu, setiap desa juga mendirikan posko siaga penganangan covid-19 yang dipusatkan di tiap-tiap puskesmas.

Editor: Azhar

Pos terkait