MANIFESTO, PAREPARE – Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe meminta TNI Polri lebih meningkatkan pengamanan di rumah-rumah ibadah di Parepare.
Permintaan Taufan Pawe menyusul peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, baru-baru ini.
Permintaan ini diungkap Taufan saat menutup program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Rabu, 31 Maret 2021.
“Kami meminta sinergitas TNI dan Polri agar lebih meningkatkan lagi pengamanan di tempat-tempat ibadah. Kita harus kutuk keras segala bentuk kekerasan yang mengorbankan sesama jiwa manusia. Tidak ada dalam ajaran agama seperti itu,” tegas Taufan.
Tidak hanya di tempat-tempat ibadah, Wali Kota bergelar doktor ilmu hukum itu juga meminta TNI Polri melakukan pengamanan di beberapa tempat keramaian dan wilayah publik lainnya.
“Masyarakat tidak perlu panik. Tingkatkan kewaspadaan, semoga Allah Azza Wa Jalla senantiasa melindungi dan memberikan rahmatNya kepada kita semua,” kata Taufan.
Danyon Brimob Parepare Kompol Safari mengaku, pasca peristiwa bom bunuh diri itu, dia langsung menurunkan personel bersenjata lengkap melakukan patroli pengamanan dengan skala besar bersama TNI dan anggota Polres Parepare.
“Hal ini kita lakukan untuk mensterilisasi beberapa tempat ibadah guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada jamaah untuk melaksanakan ibadah. Juga menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Parepare,” tandas Kompol Safari.
Editor: Azhar



