Terus Bergerak, IAS Temui Puluhan Tokoh Berpengaruh di Pitumpanua Wajo

IAS menemui sejumlah tokoh berpengaruh di Pitumpanua Wajo, Rabu 25 Januari 2023. (Ist).jpg
IAS menemui sejumlah tokoh berpengaruh di Pitumpanua Wajo, Rabu 25 Januari 2023. (Ist).jpg

MANIFESTO, WAJO– Kandidat bakal calon gubernur Sulsel 2024, Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menerima kejutan saat mengunjungi kediaman salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Pitumpanua, di Desa Liu, Kab Wajo, Rabu petang, 25 Januari 2023.

IAS berkunjung ke kediaman Baso Passamula di kampung Tarumpakkae. Kejutan itu adalah spanduk Ilham-Aziz Pilgub 2013, berslogan Semangat Baru ternyata menjadi hiasan dinding rumah yang sekaligus menjadi toko kelontong itu.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, ini menjadi hiasan dinding sudah 10 tahun Pak,” terang Baso Passamula yang akrab disapa Samu H Aco.

Di sana, IAS diterima sejumlah tokoh masyarakat dari berbagai desa. Termasuk Albar, tokoh perempuan Pitumpanua, Hermawaty. IAS tiba ditemani dua tokoh masyarakat Wajo, Aldi MP Badja dan Ardi.

Samu H Aco lalu menjelaskan, ke depan Sulsel membutuhkan pemimpin yang sanggup melahirkan karya besar. Nyata terlihat, juga terasa bagi warga Sulsel.

“Seperti Pak Ilham saat memimpin Makassar. Benar-benar melahirkan karya yang terlihat mata dan terasa manfaatnya. Menyulap Karebosi menjadi tidak kumuh, Pantai Losari menjadi megah, dan banyak lagi,” kata Samu.

Sementara itu, usai mendoakan IAS terpilih gubernur 2024, tokoh masyarakat Desa Liu, Albar, berharap IAS bisa menata Tarumpakkae. “Insya Allah Pak Ilham akan jadi gubenur 2024. Saya titip agar Tarumpakkae yang menjadi titik persinggahan dan peristirahatan pengendara bisa dibuat menjadi mandi cahaya kelak. Karena, sebagian besar warga menggantungkan ekonomi di kawasan ini,” pinta Albar.

Bincang santai itu dipandu langsung sahabat IAS, Aldi MP Badja. Aldi memperkenalkan IAS sebagai tipe pemimpin yang tidak gampang melupakan orang.

“Puluhan tahun bersahabat, kesan paling kental dari Kak Aco adalah tidak mudah melupakan kebaikan orang, tapi gampang lupa perlakuan negatif lawan politiknya. Jadi, orang saja beliau tidak mudah lupa, apalagi janji yang keluar dari mulutnya sendiri,” tegas Aldi.

Sebelumnya, IAS berkesempatan menyambangi kediaman salah satu tokoh pemuda Siwa, Aldo. IAS berbelasungkawa atas musibah yang menimpa putera Aldo, HR, 6 Januari lalu.

HR meninggal dunia di usia 8 tahun karena tenggelam di Sungai Siwa. “Saya mohon maaf karena baru sempat singgah. Turut berbelasungkawa. Tapi cara HR menghadap Tuhannya itu istimewa. Sepengetahuan saya, mati tenggelam bernilai syahid. Amin YRA,” ujar IAS sebelum pamit.

Editor: Azhar

Pos terkait