Usai Jalani Rapid Tes, Tak Ada Perawat d RSUP Wahidin Terpapar Covid 19

MANIFESTO, MAKASSAR– Semua perawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo menjalani rapid tes virus corona atau Covid 19, Kamis 2 April 2020. Hasilnya, tidak ada perawat di RS terbesar di Indonesia timur itu yang terpapar Covid 19.

Ketua DPW Persatuan Persatuan Perawat Indonesia (PPNI) Sulsel Abdul Rakhmat S.Kep.Ns.M.Kes pun bersyukur karena dengan alat perlindunan diri (APD) yang standar yang digunakan selama dua pekan terakhir bisa membebaskan perawat tak terpapar Covid 19. Dengan demikian, perawat akan makin bersemangat untuk tak takut menangani dan merawat pasien yang terpapar virus corona.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulilillah berdasarkan rapid tes setelah dua pekan menangani pasien Covid 19, semua perawat di RSUP Wahidin tidak ada yang terjangkit virus corona,” kata Rakhmat kepada Manifesto, Jumat 3 April 2020.

Rakhmat mengatakan, posisi perawat sebagai garda terdepan dalam menangani Covid 19 sangat rawan tertular. Namun, dengan penggunaan ADP standar, penularan itu bisa dicegah. Bantuan ADP banyak datang dari sumbangan warga yang bersimpati ke perawat yang sangat rawat terjangkit virus itu.

“Momentum ini juga adalah untuk menguji rasa persaudaraan masyarakat, hampir tiap hari bantuan APD datang sebagai wujud rasa kebersamaan masyarakat,” kata Rakhmat.

Rakhmat yang sehari- hari menjabat Kepala Seksi Rawat Khusus RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar meminta, agar tenaga medis tidak usah terlalu takut tertular Dengan APD yang tersedia akan bisa mencegah tenaga medis terjangkit penyakit berbahaya itu.

Editor: Azhar

Pos terkait