Usai Sidak Gudang Farmasi Takalar, Syamsari Minta Distribusi Obat Tak Boleh Lambat

judul gambar

MANIFESTO.ID, TAKALAR- Bupati Takalar Syamsari Kitta melakukan sidak di Gudang Farmasi di Jalan Mappajalling Dg Kawang, Senin 20 Januari 2020.

Syamsari pun menemukan fakta pendistribusian obat belum berlangsung baik. Sejumlah obat yang seharusnya sudah terdistribusi, malah masih tertahan di gudang.

Bacaan Lainnya

“Ternyata pendistribusian obat belum berjalan maksimal, ke depan harus lebih baik jangan sampai menjadi keluhan masyarakat lagi,” kata Syamsari usai sidak.

Apalagi obat penambah darah, TBC, lepra, dan zat besi kata Syamsari harus terdistribusi lancar. Ini untuk mencegah kematian ibu hamil dan balita yang menjadi program nasional pemerintah.

“Terutama obat penambah darah wajib terdistribusi dengan baik, jangan lalai pada persoalan ini,” tegas Syamsari.

Plt Kadis Kesehatan dr Rahmawati mengatakan, jika Bupati Takalar sudah melakukan sidak ke Gudang Farmasi yang terletak di depan RSUD Padjonga Daeng Ngalle. Ia mengaku, Syamsari melihat langsung obat yang tidak terdistribusi di tahun 2019 dan obat yang tersedia ditahun 2020.

“Bupati berharap ke depan tidak ada obat yang tidak terdistribusi apalagi obat obat yang paling sering dibutuhkan masyarakat, seperti obat TBC, lepra, dan zat besi,” kata Rahmawati.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait