MANIFESTO, MAKASSAR – Forum Insinyur Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FIM PII) Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan mengumumkan suksesnya acara Young
Engineers’ Smelter Safari 2024, yang diadakan di Site Smelter PT Bumi Mineral Sulawesi PT BMS) Bua, Kabupaten Luwu, Senin 9 September 2024.
Acara ini merupakan kolaborasi antara bidang sumber daya mineral dan konstruksi bertujuan untuk memberikan edukasi mendalam mengena dunia smelter kepada eksekutif, praktisi industri, akademisi, serta pemerintah daerah.
Ketua FIM Pusat Ir. Haudhi Ramdayuza, ST, IPM, ASEAN Eng dalam sambutannya
memaparkan bahwa industri smelter sedang sangat berkembang di Indonesia. Perkembangan para insinyur muda perlu paham seperti apa bisnis prosesnya agar dapat menjawab tantangan industri di masa depan.
“Industri smelter saat ini berkembang pesat, para insinyur muda harus memahami sehingga mampu menjawab tantangan ini,” ujar Haudhi.
Ketua FIM Wilayah Sulsel, Ir. Muh. Agung Triady Putra, S.T, IPM juga menyampaikan bahwa sinergi positif antara industri, universitas dan organisasi profesi harus terus terjalin aktif agar masalah engineering dapat diatasi secara akurat dan tepat sasaran dengan keterlibatan banyak pihak.
“Dalam menjalankan lini bisnisnya, tidak dipungkiri inovasi adalah jalan menuju tercapainya esiensi dan keberlanjutan bisnis yang beretika,” kata Agung.
Keterlibatan kampus sambung Agung, yang menjadikan
objek riset dari masalah yang ada dalam PT BMS dan PT BMS yang mendukung kebutuhan riset adalah jalan menuju sinergi yang positif dalam menyelesaikan persoalan di dunia industri serta meningkatkan kualitas riset pada kampus agar lebih tepat sasaran.
Contoh kecil adalah riset terkait limbah Sludge pada smelter agar memiliki nilai pemanfaatan yang maksimal. “Asosiasi profesi seperti PII adalah jembatan antara industri dan kampus,” ungkap Agung.
Acara ini dimulai dengan pembukaan dan safety induction oleh Factory Manager PT BMS. Selanjutnya, peserta melakukan site visit ke seluruh area smelter, diakhiri dengan gathering dan makan malam bersama. Sesi inspirasi dari pemimpin PT Bumi Mineral Sulawesi memberikan wawasan, motivasi, dan inspirasi tentang peran dan tanggung jawab dalam memajukan industri smelting.
PT. BMS menyajikan informasi dan pengalaman terkait konstruksi smelter Feronikel dan Nickel Sulfate, termasuk tantangan dan solusi yang dihadapi selama pembangunan, termasuk alur kerja dan kontribusi setiap bagian dalam operasi smelter.
Site Manager PT BMS, Zulkarnain dalam sambutannya mengatakan, PT. BMS ada untuk memberikan kemajuan ekonomi khususnya untuk Kabupaten Luwu. Perusahaan ini pun memprioritaskan putra putri terbaik daerah sebagai tenaga kerja.
“Kami selalu berbenah diri, membuka diri dan berusaha berkontribusi memberikan yang terbaik untuk daerah. Terbukti dengan lebih dari 80 persen karyawan yang bekerja di PT BMS berasal dari putra putri terbaik Kabupaten Luwu dan kota Palopo,” ujar Zulkarnain.
Editor: Azhar



