MANIFESTO. ID, PANIAI – Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai secara resmi membuka kegiatan Training of Trainer (ToT) bagi Guru Pendamping Sekolah Sepanjang Hari (SSH) pada Kamis (8/1/2026).
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Januari 2026, bertempat di SD Inpres Mayabutu, Distrik Madi, situs judi slot online Kabupaten Paniai.Kegiatan ToT diikuti oleh 13 guru pendamping yang selanjutnya akan ditempatkan pada dua lokus sekolah, yaitu SD Inpres Mayabutu dan SD YPPK St. Fransiskus Komopa.
Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru pendamping dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Paniai.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai, Agus Kobepa. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Program Sekolah Sepanjang Hari merupakan program unggulan Bupati Paniai yang menjadi turunan langsung dari kebijakan Gubernur Papua Tengah dalam upaya mencerdaskan anak bangsa melalui penguatan literasi baca, tulis, dan hitung.
Ia menegaskan bahwa Program SSH menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar, khususnya penguasaan literasi anak-anak di Kabupaten Paniai.
Oleh karena itu, para peserta ToT diharapkan dapat memanfaatkan pelatihan ini secara optimal guna meningkatkan kompetensi sebagai pendidik.
Lebih lanjut, Agus Kobepa mengingatkan bahwa pengabdian di dunia pendidikan tidak selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan dan keterbatasan akan dihadapi di lapangan. Namun demikian, ia menekankan pentingnya melayani dengan hati dalam menjalankan tugas sebagai guru.
“Jika kita melayani dengan hati, maka hasilnya tidak akan sia-sia. Apa yang kita harapkan akan tercapai, dan kita akan melihat anak-anak Paniai tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan SSH Kabupaten Paniai, Hengki Mofu, menjelaskan bahwa ToT ini difokuskan pada penguatan kompetensi guru pendamping SSH.
Pelatihan dilaksanakan secara intensif selama tiga hari dengan materi utama literasi baca tulis, numerasi, dan Bahasa Inggris.
Penguatan literasi baca tulis dipimpin oleh Insum Malawat, penguatan literasi numerasi oleh Benediktus Tanujaya, sementara penguatan kompetensi Bahasa Inggris dipimpin oleh Suardi Sahit.
Melalui kegiatan ToT ini, diharapkan para guru pendamping memiliki bekal kompetensi yang kuat sebelum terjun langsung mendampingi peserta didik di sekolah, sehingga Program Sekolah Sepanjang Hari dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan mutu pendidikan dasar di Kabupaten Paniai.



