Festival Kuliner Satu Kota 1000 Rasa, Appi: Makassar Bisa Jadi Etalase Produk Unggulan Sulawesi Selatan

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai upaya pembinaan, kemudahan perizinan, hingga perluasan akses pasar di acara UMKM Dekra EXPO 2026
Screenshot


MAKASSAR- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai upaya pembinaan, kemudahan perizinan, hingga perluasan akses pasar di acara UMKM Dekra EXPO 2026 ‘Festival Kuliner Satu Kota 1000 Rasa’ di lapangan Hasanuddin Makassar. Sabtu (11/7/2026)

Hal itu disampaikan Munafri usai mendampingi kunjungan Istri Wakil Presiden, Selvi Ananda ke stan kuliner dan produk UMKM di Makassar. Menurutnya, momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner khas Makassar sekaligus menunjukkan potensi UMKM lokal.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kami ingin memastikan bahwa klaim Makassar sebagai kota dengan kuliner yang lezat benar-benar bisa kami tunjukkan. Inilah makanan yang selama ini menjadi favorit masyarakat maupun para pendatang. Lebih dari 80 persen kuliner yang terkenal ada di sini dan menjadi makanan favorit,” kata Munafri.

Ia mengatakan, kehadiran berbagai produk kuliner dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap pelaku UMKM agar semakin dikenal masyarakat.

“Kami ingin memberdayakan UMKM di Kota Makassar secara maksimal. Pemerintah Kota juga terus mempermudah berbagai urusan, termasuk perizinan, agar para pelaku UMKM bisa naik kelas. Karena itu, perhatian kami terhadap UMKM sangat besar. Melalui Dinas Koperasi dan Dinas Perdagangan, Pemerintah Kota berkomitmen menjadi pembina bagi seluruh UMKM di Kota Makassar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Munafri mengungkapkan bahwa dirinya juga sempat berbincang santai dengan Wakil Presiden mengenai peluang kerja sama antardaerah dalam memperluas pemasaran produk unggulan.

Menurutnya, Makassar memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan yang dapat menjadi etalase bagi berbagai produk unggulan dari kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

“Kami berdiskusi mengenai bagaimana produk dari daerah lain, seperti Kabupaten Barru yang berjarak sekitar 100 kilometer dari Makassar, bisa lebih dekat dengan pasar yang lebih besar. Karena itu, sangat memungkinkan ke depan hadir Barru Corner, Luwu Corner, Soppeng Corner, dan sebagainya di Kota Makassar,” jelasnya.

Ia menilai konsep tersebut akan membuka peluang kolaborasi antardaerah sekaligus memperluas akses pemasaran bagi pelaku UMKM dimana pada kegiatan ini terdapat 151 Tenant UMKM yang ikut berpartisipasi dari 24 Kabupaten/Kota seluruh Sulawesi Selatan

“Makassar bisa menjadi etalase bagi produk-produk unggulan dari berbagai kabupaten dan kota. Kami ingin memberikan ruang untuk itu agar dapat terbangun kolaborasi. Inilah pentingnya membangun kebersamaan dengan semua pihak,” katanya.

Saat ditanya mengenai kuliner yang sempat dicicipinya, Munafri mengaku menikmati sejumlah hidangan khas yang disajikan dalam kegiatan tersebut.

“Saya mencicipi ikan tuna, bubur kacang hijau, dan ada juga makanan khas dari Bulukumba,” tuturnya.

Ketika diminta menggambarkan cita rasa makanan tersebut, Munafri menjawab singkat sambil tersenyum.

“Mama mia, lezat sekali,” ucapnya.

Lebih lanjut, Munafri berharap penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar di Makassar dapat terus menarik kunjungan wisatawan dan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Harapan kami, semakin banyak kegiatan yang menghadirkan ribuan orang ke Makassar setiap bulan akan menjadi penggerak perekonomian, khususnya bagi pelaku UMKM. Sektor hotel, restoran, dan kafe juga akan ikut tumbuh,” katanya.

Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya menjaga keramahan masyarakat serta ketertiban selama berada di Kota Makassar.

“Yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana masyarakat Makassar terus menunjukkan keramahan kepada para tamu. Kami juga berharap setiap pendatang mematuhi aturan yang berlaku di kota ini, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan tidak parkir sembarangan,” pungkas Munafri.

Pos terkait