Akui Danny- Fatma Masih Tertinggi, Tapi Dilan Yakin Menyalip di Tiga Bulan Tersisa

Pasangan Syamsu Rizal- Fadli Ananda (Dilan) di Pilwali Makassar. (Int)
Pasangan Syamsu Rizal- Fadli Ananda (Dilan) di Pilwali Makassar. (Int)
judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR – Tiga bulan menjelang Pilwali Makassar 2020 survei internal pasangan calon Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dg.Ical-Fadli) kian menanjak.

Sekretaris PDIP Sulsel, Rudy Pieter Goni (RPG), membocorkan gambaran hasil survei internal partainya. Terungkap, tren kenaikan elektabilitas pasangan dengan jargon Dilan paling bagus dan meyakinkan.

Bacaan Lainnya

RPG menuturkan saat ini elektabilitas Dilan berada di urutan kedua dengan capaian 29%, cuma terpaut 5% dari pasangan calon Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatman) yang meraup 34%. Sisa waktu sekitar tiga bulan dinilai cukup bagi Dilan menyalip rival utamanya itu. 

“Kita jujur-jujur saja. Hasil survei internal kami, calon kami memang masih berada di urutan dua, tapi tren kenaikan elektabilitasnya paling bagus, amat meyakinkan. Makanya, kami sangat yakin bisa mengejar dengan sisa waktu yang ada,” kata RPG, Kamis 17 September 2020.

Lanjutnya, selisih elektabilitas yang tersisa 5% terbilang kecil mengingat sang lawan yakni Danny Pomanto merupakan mantan walikota. Optimisme PDIP juga tidak lepas karena soliditas dan semakin masifnya mesin pemenangan Dilan, baik dari parpol pengusung PDIP-Hanura-PKB maupun komunitas relawan yang turun ke masyarakat. 

“Insya Allah kita akan mengejar ketertinggalan, sebab kami yakin mesin parpol pengusung dan komunitas relawan sudah bekerja. Termasuk kandidat usungan kami juga semakin masif memperkenalkan diri dan program, baik itu turun ke masyarakat dengan standar protokol kesehatan maupun memanfaatkan teknologi,” terang legislator Sulsel ini. 

Soal lembaga survei yang digunakan dan teknis metodologi, RPG tidak merincinya. Toh, survei itu sebatas untuk konsumsi internal sebagai bahan evaluasi dalam kerja-kerja tim pemenangan. Yang pasti, lembaga survei yang dipakai memiliki rekam jejak yang baik dalam survei politik.

Ia mengatakan, PDIP akan kembali meminta lembaga survei itu memotret elektabilitas Dilan dan tiga paslon rivalnya seusai tahapan penetapan dan pencabutan nomor urut. Dalam survei nanti pastinya akan lebih jelas dan bersifat simulatif karena sudah jelas paslon yang akan bertarung.

Penulis: Fadli Ramadhan

judul gambarjudul gambar

Pos terkait