Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Menahan Kentut?

judul gambar

MANIFESTO.com – Buang angin atau kentut terjadi karena manusia harus melepaskan gas dalam tubuhnya, karena ada kandungan gas ‘berbahaya’ yang harus dilepaskan. Kentut sudah pasti membuat kita malu, merasa tidak nyaman, apalagi mau kentut di tempat umum.

Tapi, jangan salah, menurut penelitian dari Universitas Exeter di Inggris, menahan kentut ini ternyata super bahaya! Menahan kentut memang tidak akan melukai Anda secara langsung, hanya akan menambah tekanan dan menimbulkan ketidaknyamanan.

Bacaan Lainnya

Peningkatan gas pada usus dapat memicu kembung pada perut, dan sebagian gas diserap kembali dan dikeluarkan melalui pernafasan. Gas yang tertahan akhirnya akan keluar sebagai kentut yang tidak terkendali.

Selain itu usus akan menggelembung seperti balon karena penyumbatan gas tersebut. Jika dinding usus memiliki kelemahan, akhirnya bisa meledak.

Ketika hal tersebut sampai terjadi, kantong-kantong pun terbentuk, dikenal juga dengan sebutan divertikula. Fatalnya, kalau kantung-kantung tersebut terinfeksi, hal ini akan menyebabkan kondisi yang mengancam nyawa dan rasa nyeri.

Terus, apa sih manfaatnya?

Kentut yang dalam bahasa medis disebut flatulensi ternyata memiliki peran penting bagi kesehatan tubuh seperti, mengatasi kembung, menyeimbangkan diet, meredakan nyeri perut dan menjaga kesehatan usus besar. Selain itu gas kentut ini ternyata dapat membantu kita melawan penyakit seperti stroke, gagal jantung, diabetes, dementia hingga arthritis. Nah, manusia ternyata rata-rata buang angin sebanyak 14 kali dalam sehari. Bahkan, banyak orang yang buang angin lebih dari itu.

Sumber : internet

judul gambarjudul gambar

Pos terkait