Sikapi Pemukulan Drivernya di Makassar, Ini Pernyataan Grab Indonesia

judul gambar

MANIFESTO.com, Makassar – Puluhan juru parkir (jukir) terlibat bentrok dengan massa pengemudi ojek online (ojol) di area terowongan Mal Panakukang, Makassar, Senin 13 Mei 2019 jelang berbuka puasa.

Akibat bentrokan tersebut, seorang pengemudi ojol mengalami luka robek pada jidadnya akibat hantaman benda tumpul yang dilayangkan oleh sejumlah jukir.

Bacaan Lainnya

Menanggapi kejadian tersebut, pihak Grab Indonesia merilis pernyataan resmi. Berikut pernyataan resmi yang dikeluarkan Perusahaan Transportasi yang telah dinobatkan sebagai Perusahaan Decacorn Pertama di Asia Tenggara.

Pada tanggal 13 Mei, kami menerima informasi bahwa telah terjadi aksi pembersama rekan-rekannya dan kembali memicu amarah tukang parkir, sehingga ukulan dan pengeroyokan terhadap salah seorang mitra pengemudi kami di Parkiran Mall Panakkukang oleh sejumlah juru parkir mall. Setelah terjadi pengeroyokan tersebut, mitra pengemudi yang menjadi korban melintas kembali terjadi kericuhan lanjutan.

Grab menyesali kejadian yang menyebabkan sejumlah mitra pengemudi dan warga yang mengalami luka-luka. Kami menyayangkan dan tidak mendukung segala bentuk kekerasan dan kejahatan, termasuk main hakim sendiri.

Mitra pengemudi yang mengalami luka-luka telah diarahkan untuk mendapatkan pertolongan pertama di rumah sakit terdekat.

Grab menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian yang saat ini telah mengamankan dan menginvestigasi lebih lanjut. Kami mendukung sepenuhnya proses penegakan hukum. Situasi lokasi kejadian saat ini sudah kondusif kembali.

Keselamatan dan keamanan seluruh pengemudi, penumpang dan masyarakat umum sesuai dengan kebijakan yang bverlaku merupakan prioritas utama Grab.

Jika masyarakat mengalami atau melihat kejadian yang membahayakan keamanan penumpang atau mitra pengemudi kami, silahkan hubungi tim Customer Experience Grab Indonesia. (*)

*Sumber : Internet

judul gambarjudul gambar

Pos terkait