BPN dan Bupati Takalar Sepakat Siapkan Akses Modal Bagi Peternak Sapi

  • Whatsapp
Bupati Takalar Syamsari Kitta melakukan pertemuan dengan Kepala BPN Takalar Muhammad Naim di sebuah warkop di Alun-alun lapangan Makkatang Daeng Sibali, Kamis 2 Juli 2020. (Ist)
Bupati Takalar Syamsari Kitta melakukan pertemuan dengan Kepala BPN Takalar Muhammad Naim di sebuah warkop di Alun-alun lapangan Makkatang Daeng Sibali, Kamis 2 Juli 2020. (Ist)

MANIFESTO, TAKALAR – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Takalar Muhammad Naim melakukan pertemuan dengan Bupati Takalar Syamsari Kitta di sebuah warung kopi di Alun-alun Lapangan Makkatang Daeng Sibali, Kamis 2 Juli 2020. ai.   

Di depan Bupati Takalar, Naim menjelaskan program pemberdayaan masyarakat melalui sertipikat tanah. Program pemberdayaan masyarakat melalui sertipikat tanah merupakan bentuk dukungan Kementerian ATR/BPN dalam membantu pelaku usaha kecil menengah untuk memanfaatkan sertipikat tanah yang dimilikinya sehingga memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan/bank dengan cara diagunkan.

Bacaan Lainnya

“Jadi tadi saya sampakan ke Pak Bupati tentang program pemberdayaan masyarakat melalui sertipikat tanah, ini sebuah program nasional untuk menjembatani petani dengan lembaga keuangan atau perbankan sehingga bisa digunakan untuk menjalankan usaha kecil dan menengah,” kata Naim kepada Manifeto usai pertemuan dengan Bupati Takalar, Kamis 2 Juli 2020.      

Naim pun mengatakan, jika Syamsari sangat merespon baik program yang ditawarkan oleh BPN. Makanya dalam waktu dekat, BPN bersama Pemkab Takalar akan membentuk tim pendampingan masyarakat penerima sertipikat tanah yang akan bertugas membukakan akses.    

“Jadi kami membentuk tim bersama yang terdiri OPD (Pemkab Takalar), Perbankan dan Pertanahan,” kata Naim.

Selain itu, BPN dan Pemkab Takalar telah bersepakat untuk membantu akses permodalan terhadap kelompok peternak sapi. Ini juga sebagai bentuk dukungan BPN terhadap program sapi untuk petani yang telah dijalankan dalam dua tahun terakhir. “Kita juga siap program untuk membantu akses permodalan bagi kelompok peternak sapi,” kata Naim.   

Selanjutnya, BPN juga akan melakukan pendampingan dokter hewan bagi kelompok peternak. Program ini untuk menjaga kesehatan sapi sehingga bisa bertumbuh sehat dengan berat badan yang cukup sehingga berkorelasi dengan nilai jual.    

“Kita siap melakukan pendampingan dokter hewan bagi peternak, selanjunya kita juga akan lakukan MoU (Memorandum of Undersanding)dengan RPH untuk jangka panjang, itu setelah sapi layak jual,” terang Naim.

Insya Allah kami siap untuk berkaleborasi dengan pemerintah daerah, apalagi bapak bupati ini sangat paham dengan pertanian dan peternakan serta sangat mendukung keinginan kami, beliau selaing muda sangat paham dengan bagaimana meningkatkan pemberdayaan masyarakat..

Intinya kata Naim, BPN siap berkolaborasi dengan Pemkab Takalar. Apalagi, Bupati Takalar sangat memahami dunia pertanian dan peternakan sehingga sejalan dengan keinginan BPN. “Respon beliau sangat positif, mungkin karena beliau sangat memahami pertanian dan peternakan,” kata dia.

Editor: Azhar