MAKASSAR – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang secara mengejutkan dicopot dari jabatan Ketua DPW PAN Sulsel. DPP menunjuk Ashabul Kahfi sebagai pelaksana tugas.
Pergantian kepemimpinan di PAN Sulsel terjadi di tengah memanasnya isu perselingkuhan Husniah Talenrang dengan bekas konsultan politiknya.
Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi mengatakan pihaknya telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) penggantian Siti Husniah Talenrang sebagai Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan. DPP PAN menugaskan Ashabul Kahfi sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan.
“Dasar pemikirannya, pertama, agar Ashabul Kahfi dapat mempercepat proses konsolidasi partai, terutama melaksanakan Rakerda dan menjaga kekompakan pengurus DPD PAN di seluruh kabupaten/ kota, menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) di seluruh kecamatan. Juga agar dapat segera pembentukan relawan di setiap desa dan di TPS agar struktur partai berjalan lebih kuat,” kata Viva Yoga dari keterangan resminya yang diterima Manifesto.Id pada Kamis (07/05/2026) malam.

Diketahui, Husniah Talenrang terpilih sebagai Ketua DPW PAN Sulsel pada Mei 2025. Artinya, ia baru memimpin partai ini selama setahun, sebelum akhirnya dicopot.
Husniah bahkan belum sempat dilantik. Penggantinya ialah Ashabul Kahfi, Ketua DPW PAN Sulsel empat periode sebelumnya.
Viva Yoga menuturkan, Ashabul Kahfi juga ditugaskan untuk melaksanakan program PAN Bantu Rakyat. Baik dalam bidang pangan, kesehatan, pendidikan, keagamaan, dan lainnya, agar kehadiran PAN dapat dirasakan oleh setiap masyarakat.
“Sitti Husniah Talenrang ditarik menjadi pengurus harian DPP PAN untuk menambah kekuatan kader partai di tingkat nasional,” ujarnya.
Wakil Menteri Transmigrasi Indonesia ini menyampaikan, Ashabul Kahfi diminta oleh DPP PAN untuk melaporkan tentang perkembangan program dan kinerjanya secara periodik.
“Kepada seluruh pengurus DPW PAN Sulsel dan seluruh DPD PAN se Sulsel agar mentaati keputusan DPP PAN dan segera fokus dalam melakukan konsolidasi organisasi agar memiliki basis sosial yang kuat. Dan merealisasikan program PAN bantu rakyat di setiap daerahnya masing-masing agar kehadiran PAN membawa manfaat buat masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Bappilu DPW PAN Sulsel, Syamsuddin Karlos membenarkan pergantian Husniah. Tongkat estafet kepemimpinan partainya kini Kembali ke Kahfi.
“Iya jadi ada Plt. Plt Pak Kahfi, Ibu Husniah ditarik ke DPP,” ungkap Karlos.
Mantan Anggota DPRD Sulsel ini menegaskan, pencopotan Husniah Talenrang tidak ada kaitannya dengan isu negative yang menimpanya di Gowa. Karlos bilang, DPP membutuhkan tenaga Bupati Gowa itu.
“Tidak ada hubungannya (soal kasus). Jadi Plt saja, ditarik Ibu (Husniah) ke DPP karena dianggap dibutuhkan di DPP. Memang DPP membutuhkan beliau. Jabatannya Sekretaris atau Wakil Ketua,” jelasnya.
Editor: Azhar


