Bupati Takalar Bersama Forkopimda Kompak Hadiri Rakor Via Vidcon dengan Presiden Jokowi

Bupati Takalar Syamsari Kitta bersama Forkopimda berbincang santai sebelum mengikuti rapat koordinasi via video conferens (vidcon) bersama Presiden Jokowi, Senin 17 Mei 2021. (Ist)
Bupati Takalar Syamsari Kitta bersama Forkopimda berbincang santai sebelum mengikuti rapat koordinasi via video conferens (vidcon) bersama Presiden Jokowi, Senin 17 Mei 2021. (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, TAKALAR– Bupati Takalar H. Syamsari Kitta bersama Forum Kooordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kompak hadir dan mengikuti rapat koordinasi melalui video conferens (Vidcon) dengan Presiden RI Joko Widodo di kantor Bupati Takalar, Senin 17 Mei 2021.

Forkopimda yang hadir di antaranya, Komandan Kodim 1426/Takalar, Letkol Czi Catur Witanto, Kapolres Takalar, AKBP Beny Murjayanto, dan Kepala Kejaksaan Negeri Takalar Salahuddin SH. Hadir juga Wakil Bupati Takalar Achmad Se’re.

Bacaan Lainnya

“Tadi kita sama- sama jajaran Forkopimda mengikuti rapat bersama Bapak Presiden Jokowi melalui vidcon, ini kan hari pertama kerja jadi tadi Bapak Presiden memberikan pengarahan terkait perkembangan Covid 19 kepada semua kepala daerah di seluruh Indonesia,” kata Syamsari usai mengikuti vidcon di kantor Bupati Takalar, Senin 17 Mei 2021.

Ia pun mengatakan, Forkopimda hadir sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pemerintah daerah. Apalagi menyangkut penanganan Covid 19 termasuk larangan mudik, semua jajaran Forkopimda memiliki peran masing- masing yang saling menguatkan.

“Pandemi ini harus kita hadapi secara bersama- sama, peran pemerintah, TNI, Polri, dan Kejaksaan. Apalagi Takalar ini kan sebagai batas untuk wilayah selatan Sulsel yang bisa mudik sehingga otomatis kita memiliki tanggung jawab yang besar,” ungkap mantan anggota DPRD Sulsel dua periode itu.

Syamsari pun mengatakan, berdasarkan penyampaian Presiden Jokowi, angka penularan Covid 19 di beberapa daerah meningkat pasca libur lebaran. Hal ini dipicu masih tingginya angka mudik meski pemerintah telah mengeluarkan surat edaran larangan mudik menjelang lebaran.

“Ada 1,5 juta orang orang mudik selama 6 hingga 17 Mei kata Bapak Presiden tadi dan ini menjadi pemicu meningkatnya angka Covid 19 di beberapa daerah, saya kira ini menjadi dasar kita untuk tetap menjalankan protokol kesehatan karena virus itu masih ada di sekitar kita,” kata Syamsari.

Kesempatan ini pun dijadikan kesempatan bagi Bupati Takalar dan Forkopimda untuk bersilaturahmi pasca lebaran 1422 Hijriah. “Alhamdulillah, momen ini juga menjadi momen silaturahim bersama jajaran Forkopimda Takalar setelah lebaran Idul Fitri,” ujar Syamsari.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait