Bupati Takalar Instruksikan Vaksinasi Digelar di Dusun dan Lingkungan

  • Whatsapp
Bupati Takalar Syamsari Kitta. (Dok)
Bupati Takalar Syamsari Kitta. (Dok)
judul gambar

MANIFESTO, TAKALAR– Bupati Takalar Syamsari Kitta menargetkan mayoritas warga telah menjalani vaksinasi hingga akhir tahun 2021 mendatang. Untuk itu, Syamsari meminta agar camat, lurah, dan kepala desa untuk berinovasi agar warganya segera menjalani vaksinasi sebagai ikhtiar agar terhindari penularan covid 19′.

Apalagi kata Syamsari, vaksinasi berskala kabupaten tidak terlalu efektif karena kesulitan memobilisasi warga ke ibukota kabupaten. Di-tambah lagi dengan antrian untuk vaksin sangat panjang jika vaksinasi terpusat di kabupaten.

Bacaan Lainnya

“Kita mesti lakukan vaksinasi berskala dusun di desa dan lingkungan di kelurahan untuk mempercapat vaksinasi warga, vaksin harus didekatkan dengan warga sehingga peluang bagi warga untuk vaksinasi sangat terbuka,” kata Syamsari Kitta, Senin 13 September 2021.

Syamsari sangat yakin dengan melakukan kunjungan langsung ke lingkungan desa atau kelurahan bisa lebih efektif dari pada memobilisasi warga ke kabupaten. Pasalnya, banyak warga yang berprofesi sebagai petani atau nelayan yang sangat susah untuk meninggalkan pekerjaannya.

“Warga kita kebanyakan petani dan nelayan, itu susah untuk dimobilisasi, makanya saya minta untuk dilakukan kunjungan berskala lingkungan atau dusun sehingga bisa lebih efektif,” kata dia.

Olehnya itu, mantan anggota DPRD Sulsel dua periode itu meminta Dinas Kesehatan melakukan pendataan warga untuk dapat memetakan jumlah kebutuhan vaksin di setiap wilayah lingkungan desa atau kelurahan. Menurutnya, cara ini akan lebih efektif karena petugas langsung menyasar wilayah lingkungan perumahan masyarakat.

“Petugas cukup standby di masjid dibantu kepala lingkungan atau dusun bisa menggunakan fasilitas corong masjid untuk menyapaikan kepada warga, dengan begitu warga bisa datang karena dekat,” ungkap Syamsari.

Sebelumnya Bupati Takalar juga telah menginstruksikan Kadis Kesehatan dan Kadis Pendidkan untuk menuntaskan vaksinasi khusus pelajar usia 12-17 tahun. Menurutnya, ini harusnya lebih cepat prosesnya karena peserta didik bisa lebih mudah dimobilisasi dan diberikan pengertian oleh pihak sekolah

Kadis Kesehatan dr Rahmawati menyampaikan jika hari ini tim vaksinasi sudah mulai menyasar di wilayah desa dan lingkungan. “Setelah dapat perintah dari pak Bupati, tim vaksinasi langsung jemput bola, kami menyasar wilayah lingkungan pedesaan,” kata Rahma.

Diketahui progres vaksinasi di Takalar cukup baik dengan angka menghampiri 26 persen dari total 230 000 penduduk yang potensi untyk divaksin.

Editor: Azhar

  • Whatsapp

Pos terkait