TAKALAR — Kabar menggembirakan datang bagi pecinta otomotif di Kabupaten Takalar. Pemerintah Kabupaten Takalar membuka peluang menghadirkan arena road race sebagai wadah resmi bagi generasi muda yang memiliki minat dan bakat di dunia balap motor.
Rencana tersebut disampaikan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye saat menghadiri perayaan satu dekade CB Takalar yang berlangsung di Baruga Pannranuanku Takalar, Sabtu malam (29/8/2026).
Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan kontes motor klasik tersebut, Daeng Manye menyatakan kesiapannya mendorong penyediaan lahan untuk pembangunan arena road race di Takalar.
Menurutnya, pembangunan arena tersebut membutuhkan lahan sekitar lima hektare. Karena itu, pemerintah daerah akan berupaya mencari lokasi yang dinilai sesuai.
“Nanti saya carikan tanahnya untuk road race,” ujar Daeng Manye di hadapan komunitas otomotif.
Bagi Daeng Manye, keberadaan arena road race bukan semata-mata untuk olahraga otomotif. Fasilitas tersebut juga dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk menyalurkan energi, kreativitas, dan kemampuan mereka ke arah yang lebih positif.
Ia berharap pembalap-pembalap muda Takalar nantinya memiliki tempat latihan dan kompetisi resmi sehingga dapat berkembang dan membawa nama daerah dalam berbagai kejuaraan.
Arena road race juga dinilai dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi aktivitas balap liar yang berpotensi membahayakan pembalap maupun pengguna jalan lainnya.
Dengan adanya arena resmi, para pencinta kecepatan diharapkan dapat menyalurkan hobinya secara aman, tertib, dan terarah.
Dukungan terhadap olahraga otomotif itu disampaikan Daeng Manye saat berkumpul bersama komunitas Honda CB dari sejumlah daerah di Sulawesi Selatan. Bahkan, komunitas dari luar Sulsel, termasuk Jawa Timur, turut hadir dalam perayaan satu dekade CB Takalar tersebut.


