Terdepak dari Kursi Pimpinan DPRD, IAS Butuh Figur Hebat Kembalikan Kejayaan Golkar di Takalar dan Gowa

Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menerima diskresi untuk bertarung di musda Golkar Sulsel, Rabu 24 Juni 2026. (Ist)

MAKASSAR — Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menghadapi pekerjaan rumah besar untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Gowa dan Takalar.

Di dua daerah basis itu, Golkar gagal menembus kursi pimpinan DPRD periode ini. Padahal satu dekade silam, dua daerah ini dikenal sebagai “kandang” pohon beringin.

Bacaan Lainnya

Di Kabupaten Takalar, untuk pertama kalinya Golkar tersingkir dari kursi pimpinan. Di bawah komando Zulkarnain Arief, perolehan kursi Golkar anjlok menjadi hanya 3 kursi dari 35 kursi di DPRD Takalar. Ini untuk pertama kalinya dalam sejarah Golkar terdepak dari kursi pimpinan di DPRD Takalar.

Sementara di Kabupaten Gowa, di bawah pimpinan Ketua DPD II Golkar Gowa Ambas Syam, Golkar hanya memperoleh 4 kursi. Jumlah itu memang naik 1 kursi dibanding Pemilu 2019 yang hanya 3 kursi, namun belum cukup untuk merebut posisi pimpinan DPRD. Ini untuk kali kedua Golkar kehilangan kursi pimpinan DPRD di “Butta Bersejarah” itu.

Kondisi ini membuat DPD I Golkar Sulsel harus segera melakukan evaluasi dan mencari figur yang memiliki daya dobrak untuk Pilkada dan Pileg 2029 mendatang.

Minggu, 30 Agustus 2026, IAS akan mengunjungi dua daerah ini pasca terpilih memimpin Golkar Sulsel. Kunjungan ke dua daerah ini sekaligus menutup roadshow IAS di 24 daerah di Sulsel. “Takalar dan Gowa akan kita kunjungi besok,” kata IAS yang hari ini menggelar konsolidasi di Jeneponto, Sabtu 29 Agustus 2026.

Editor: Azhar

Pos terkait