Cegah Kebocoran, KPK dan Sekda Takalar Cek Penggunaan MPOS di Sejumlah Restoran

judul gambar

MANIFESTO.ID, TAKALAR- Sekretaris Daerah (Sekda) Takalar Arsyad mendampingi tim Koordinator Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adlinsyah Nasution atau yang akrab disapa Coki untuk melakukan monitoring dan pengecekan pemakaian alat MPOS di beberapa rumah makan di Takalar, Rabu (2/10/2019).

Beberapa rumah makan yang dimonitoring diantaranya rumah makan Raja Cobek, Raja Desa, dan Sop Saudara serta rumah makan sentral gurih yang masing-masing teletak di Jl. Jend. Sudirman, Kecamatan Pattalassang.

Bacaan Lainnya

Alat MPOS merupakan alat perekam yang dipasang tiap rumah makan untuk pembayaran pajak retribusi restoran dan rumah makan dengan menggunakan sistem elektronik.

“Pemasangan alat ini untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam hal pemungutan pajak secara transparansi dan akuntable,” kata Arsyad.

Arsyad mengatakan, pemilik restoran tidak perlu khawatir dengan pajak restoran. Pasalnya, pajak retribusi restoran dibebankan kepada pengunjung sehingga tidak mengurangi pendapatan pengusaha restoran.

“Jadi pemilik restoran hanya memungut pajak dari pengunjung dan semua itu terekam secara transparan sehingga mencegah kebocoran,” ungkap Arsyad.

Monitoring ini dilaksanakan serangkaian dengan rapat monitoring dan evaluasi rencana aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi oleh Korsupgah KPK yang dipimpin oleh Dwia Aprilia Linda di Wisata Pantai Topejawa.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait