Covid-19 Melonjak, Plt Gubernur Sulsel Perketat Pintu Masuk Bandara dan Pelabuhan

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Int)
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Int)
judul gambar

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman akan memperketat penjagaan di pintu masuk bandara dan pelabuhan. Ini seiring dengan kasus positif Covid-19 melonjak di Sulsel.

Di Sulsel, kasus positif Covid-19 melonjak dikisaran sekitar 100-an. Meski begitu, angka kesembuhan tetap dipertahankan tinggi di angka sekitar 97 persen dan angka kematian tetap ditekan diangka 1,5 persen.

Bacaan Lainnya

“Terjadi gelombang lonjakan kasus Covid-19 di beberapa wilayah di Indonesia. Angka positif yang mengalami tambahan yang terjadi di Sulsel dari imported case atau kasus yang dari luar (Sulsel) masuk ke wilayah kita,” katanya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sabtu, 26 Juni 2021.

Andi Sudirman mengimbau agar masyarakat tetap waspada dengan penambahan kasus Covid-19 di Sulsel. Dia pun akan mengantisipasi penambahan kasus yang berasal dari luar Sulsel dengan pengetatan penjagaan di pintu bandara dan pelabuhan.

“Kita menyiapkan antisipasi dengan melakukan pengetatan penjagaan di perbatasan, misalnya Bandara dan Pelabuhan. Kita juga akan mengecek secara renda untuk mengetahui kelompok (masyarakat) yang berdatangan di Sulsel,” jelasnya.

Ia juga mendorong agar vaksinasi Covid-19 terus dilakukan. Hal ini menjadi instruksi Presiden RI Joko Widodo dalam upaya satu juta vaksinasi per hari. Mengingat lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah daerah naik setelah libur Lebaran.

Dalam upaya mencapai satu juta vaksinasi Covid-19 per hari, melibatkan jajaran TNI-Polri. Pelaksanaannya dibagi menjadi 40 persen dilaksanakan oleh TNI-Polri, sedangkan 60 persen sisanya dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) lewat pemerintah daerah.

“Kedepan atas arahan bapak Presiden bagaimana target satu juta per hari vaksinasi Covid-19 kita kejar, dengan melibatkan aparat TNI dan Polri,” katanya.

Andi Sudirman mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga kondisi tubuh di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini.

“Masyarakat juga perlu menjaga imun tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi, vitamin serta minuman herbal lainnya. Tak lupa pula kita harus senantiasa berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar selalu diberi kesehatan dan keselamatan dalam menjalani aktivitas serta berdoa agar Sulsel dalam kondisi (Covid-19) terkendali,” tandasnya.

Meski beberapa waktu lalu Pemerintah Pusat melalui Kemenses menetapkan Sulsel menjadi salah satu dari 9 Provinsi zona hijau, Andi Sudirman Sulaiman menghimbau agar masyarakat tidak lengah.

Selain vaksinasi, Pemprov Sulsel pun turut mengikuti instruksi Jokowi dalam ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro.

“Hijau bukan berarti kita bisa euforia. Kita tetap melaksanakan PPKM Mikro, kita harus terus waspada karena banyak saudara-saudara kita yang di luar yang masih berjibaku menangani Covid-19. Jadi bagaimana kita harus protektif dan pengetatan prokes diberlakukan, kewaspadaan tinggi, terukur apa yang kita kerjakan, menghindari kerumunan dan bagaimana balance (seimbang) antara pencegahan Covid-19 dan perekonomian tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait