Dewan Makassar Dukung Rencana Gubernur Rekrut Guru dari Pulau

Ketua Komisi D DPRD Makassar Abdul Wahab Tahir. (Int)
Ketua Komisi D DPRD Makassar Abdul Wahab Tahir. (Int)
judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah berencana melokalisasi guru yang berasal dari pulah guna memeratakan pendidikan di Wilayah Sulsel. Pemerataan tersebut dengan mengangkat sejumlah tenaga pengajar hingga kepala sekolah dari wilayah kepulauan.

Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar Abd Wahab Tahir pun menyambut dan menyatakan mendukung baik rencana Gubernur itu. Wahab bahkan mengusulkan penambahan hingga 50 guru honorer yang berdomisili di Kepulauan Makassar.

Bacaan Lainnya

“Itu butuh penambahan, idealnya sebenarnya satu kelas satu orang, yah paling tidak 50 orang tenaga honorer, itupun dibagi rata-rata sekolah ada yang dapat tidak sampai 10,” kata Wahab kepada wartawan, Minggu 23 Agustus 2020.

Menurutnya cukup banyak masyarakat di wilayah kepulauan yang potensial untuk diberdayakan menjadi guru. Politisi Partai Golkar itu merasa rencana gubernur untuk merombak guru di wilayah kepulauan merupakan keputusan yang tepat guna efektifitas pembelajaran.

“Sebagai wakil rakyat dari dapil kepulauan, sebaiknya memang putra-putri daerah yang diberdayakan, banyak loh yang lepasan sekolah kejuruan yang bisa dijadikan guru honorer, itulah dimanfaatkan ilmunya kemudian dijadikan tenaga honor,” kata Ketua Fraksi Golkar tersebut.

Menurut Wahab, lokalisasi guru utamanya untuk wilayah kepulauan semestinya sudah harus dilakukan, beberapa guru utamanya dari daerah luar cenderung dianggap tidak bisa menetap sehingga opsi paling tepat adalah memberdayakan masyarakat sekitar.

“Kalau diambilnya dari daratan utama, percaya saja mereka pasti tidak betah di pulau, jadi berdayakan potensi asli anak-anak pulau,” katanya.

Dikatakan Wahab kebutuhan guru tiap tahunnya bertambah jika melihat volume murid hingga guru yang pensiun. Wahab mengaku siap mendukung upaya ini utamanya untuk Kecamatan Sangkarrang.

“Jadi silahkan saja berapa kuota dibutuhkan, kita punya data kok, dan andaikan pak Gub membutuhkan itu kami bersedia bantu untuk cari anak-anak yang berpotensi menjadi guru honorer di kepulauan,” katanya.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait