Diduga Tak Terima BLT, Warga di Sinjai Nekat Aniaya Anggota BPD

Penganiayaan. (Ilustrasi)
Penganiayaan. (Ilustrasi)
judul gambar

MANIFESTO, SINJAI– Seorang warga di Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, Sinjai nekat menganiaya yang berujung kematian anggota BPD bernama AS, 39, Ahad 24 Mei 2020 sekitar pukul 18.30 Wita.

Pelaku diketahui bernama AK, 45 menikam korban dengan menggunakan sebilah badik tiga kali. Saat menganiaya korban, pelaku disaksikan oleh istrinya yang saat itu juga bertengkar dengan korban.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sinjai, AKBP Iwan Irmawan membenarkan kejadian itu. Saat ini, pihaknya tengah mekakukan penyidikan atas kasus yang berujung kematian pejabat desa itu.

“Iya benar, saat ini kita masih lakukan penyidikan,” kata Iwan melalui pesan singkatnya di WhatsApp.

Iwan menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima dari Polsek Sinjai Borong, kejadian bermula ketika Lena binti Nuhun istri AK, mendatangi rumah Kepala Dusun Tomantan, Andi Ammase. Ia menemui Kadus diduga untuk mempertanyakan alasan keluarganya tidak menerima BLT Dana Desa.

“Tapi Pak Dusun tidak ada di rumah, yang ditemui menantu Pak Dusun yakni korban, AS yang juga anggota BPD di desa bersangkutan,” kata Iwan.  

Entah apa yang memicu, pertengkaran hebat pun terjadi antara korban dengan istri pelaku. Tak terima istri pelaku pun pulang, tetapi diikuti oleh korban hingga sampai di rumahnya.

Pertengkaran pun didengar oleh pelaku yang berada di dalam rumahnya. Ia lantas keluar dengan badik terhunus di tangannya. Perkelahian pun tak terelakkan disaksikan langsung oleh istri pelaku.     

Korban akhirnya tersungkur ke tanah dengan luka tikaman di bagian petut dan lengan. Saat kejadian, korban juga membawa sebilah parang dengan sarungnya.   

Usai menghabisi korban, pelaku dan istrinya meninggalkan lokasi kejadian. Korban pun ditolong oleh warga dan membawanya ke puskesamas setempat. Sayangnya, dua jam setelah kejadian, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Polsek Sinjai Borong bergerak cepat dan langsung mendatangi TKP usai kejadian,. Pelaku dan barang bukti senjata tajam yang digunakan sudah kita amankan di Mapolres,” kata Iwan.

Sekadar diketahui, kejadian nahas itu terjadi bersamaan dengan pelaksanaan hari Idul Fitri 1441 H.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait