Dua Pria Bertato di Makassar Duel Sampai Mati

judul gambar

MANIFESTO.com, MAKASSAR – Dua orang pria bertato di Jalan Toddopuli 2, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar terlibat duel, Minggu (4/8/2019) malam. Mereka yakni AS (29) yang terlibat duel dengan AA alias Enda (31).

Dalam pertikaian maut ini, Enda tewas usai mendapatkan luka tikaman sebanyak tiga kali. Sementara AS harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di Polsek Panakkukang yang telah menghabisi rekannya itu.

Bacaan Lainnya

“Pelaku AS alias Bagong mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban Enda dengan cara menikam sebanyak 3 kali di bagian dada 1 kali, di bawah ketiak kiri 1 kali dan lengan kiri sebanyak 1 kali,” kata Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim, Senin (5/8/2019).

Awalnya, Bagong mendatangi lokasi kejadian dan mendapati korban Enda bersama sejumlah rekannya sedang menikmati minuman keras tradisional ballo. Namun pelaku saat itu tidak ikut menikmati minuman keras. Ia hanya bermain alat musik gitar.

Hingga saat adzan Isya berkumandang, Bagong mengaku hendak bergegas ke masjid. Namun korban Enda menghalanginya dan meminta pelaku tak memenuhi panggilan adzan itu.

Bahkan, Enda sampai memukul wajah Bagong sebanyak tiga kali. Sejumlah rekan Enda di lokasi lantas melerai kedua pria yang sama-sama memiliki tato tersebut.

“Namun karena pelaku tidak menerima telah dipukul sehingga pelaku mengejar dan menikam korban sebanyak 3 kali,” kata Bripka Ahmad.

“Diduga motif permasalahan antara korban dan pelaku akibat kesalahpahaman dimana korban saat itu dalam keadaan pengaruh minuman keras jenis ballo sehingga korban langsung memukul pelaku dan pelaku membalas dengan tikaman senjata tajam jenis badik,” imbuhnya.

Korban sendiri sempat dibawa menuju rumah sakit Grestelina meski akhirnya divonis telah meninggal oleh pihak rumah sakit. Sementara pelaku yang awalnya menyerahkan diri ke Polsek Panakkukang langsung diamankan ke Polrestabes Makassar.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait