Diskominfo Takalar Gandeng Prodi TI UIN Alauddin Tingkatkan Kompetensi AI ASN

*TAKALAR –* Program Studi Teknik Informatika UIN Alauddin Makassar berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Takalar menggelar pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) bagi 50 Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kegiatan berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Takalar, Senin (3/8/2026), sebagai bagian dari upaya mendukung transformasi digital pelayanan publik.

Bacaan Lainnya

Pelatihan ini merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Perpres Nomor 132 Tahun 2022 tentang Arsitektur SPBE Nasional.

Kepala Diskominfo-SP Kabupaten Takalar, H. Suhardiyanto, http://S.STP., http://M.Si., yang membuka kegiatan mewakili Bupati Takalar, mengatakan penguatan kapasitas ASN menjadi bagian penting dari transformasi birokrasi digital.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap ASN semakin mahir memanfaatkan AI untuk mendukung digitalisasi pelayanan publik melalui Super Apps Takalar One Click,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan tersebut sejalan dengan dua dari tujuh program prioritas Pemkab Takalar, yakni Takalar Unggul Teknologi Digital dan Takalar Unggul Pelayanan Publik.

Kepala Bidang Informatika Diskominfo-SP, M. Syahrir, S.E., menjelaskan pelatihan ini untuk menjawab tantangan layanan publik yang masih tersebar di berbagai aplikasi yang belum terintegrasi.

Sementara dari pihak UIN Alauddin, Tim Laboratorium Teknik Informatika dipimpin Dr. Ridwan Andi Kambau, S.T., http://M.Kom., memberikan materi dan praktik langsung pemanfaatan AI untuk efektivitas kerja birokrasi dan pengelolaan data.

“Kecerdasan buatan bukan untuk menggantikan peran ASN, melainkan menjadi alat yang membantu mereka bekerja lebih produktif, cepat, dan akurat. Kami ingin peserta mampu memanfaatkan AI secara cerdas, etis, dan bertanggung jawab,” kata Ridwan.

Pada penutupan, Diskominfo-SP Takalar menyerahkan plakat kepada Rektor UIN Alauddin Makassar sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi dalam mendorong transformasi digital di daerah.

Pos terkait