Empat Korban Longsor di Rumbia Jeneponto Akhirnya Ditemukan

Longsor di Jeneponto diduga disebabkan alih fungsi lahan. (Int)
Longsor di Jeneponto diduga disebabkan alih fungsi lahan. (Int)
judul gambar

MANIFESTO, JENEPONTO – Empat warga yang menjadi korban bancana tanah longsor di Rumbia, Jeneponto ditemukan meninggal dunia.

Korban terakhir ditemukan di tepi anak sungai kampung Belong, dusun Bontoloe, desa Rumbia, Selasa 16 Juni 2020. Sebelumnya di korban di temukan di pingir Sungai Sapanang, kecamatan Binamu tiga hari lalu. Satu korban lagi ditemukan di lokasi longsor keesokan harinya usai longsor dan banjir menerjang Rumbia, Jeneponto, Jumat 12 Juni 2020 malam.   

Bacaan Lainnya

“Awalnya saya kira bangkai hewan pas saya lihat ternyata manusia,” kata Alif, warga yang menemukan pertama kali, Selasa 16 Juni 2020.

Alif awalnya mengira mayat tersebut bangkai hewan. Apalagi, mayat korban sudah dalam kondisi hancur alias tidak utuh. Mayat tersebut berjenis kelamin perempuan.

“Tidak bisa mi dikenali itu manusia atau hewan, kalau mayatnya berjenis kelamin perempuan,” ungkapnya.

Kemudian jenazah tersebut dievakuasi warga ke RSUD Lanto Daeng Pasewang (RSUD) untuk diidentifikasi DVI Biddokkes Polda Sulsel. Beberapa jam setelah di identifikasi, ternyata mayat tersebut adalah korban longsor bernama Yanneng (60).

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait