Film Cerita Rakyat Jeneponto ‘De Toeng’ Tayang 11 Februari di Bioskop

Film De Toeng segera tayang di bioskop. (Int)
Film De Toeng segera tayang di bioskop. (Int)
judul gambar

MANIFESTO, JENEPONTO – Film ‘De Toeng’ yang mengangkat cerita mistis di Bukit Toeng’ di Kampung Tanetea, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Bangkala, Jeneponto segera ditayangkan di seluruh Bioskop di Indonesia.

Film yang dibintangi pemain film nasional dan lokal akan tayang 11 Februari 2021 mendatang. Hal tersebut diungkapkan oleh Produser Film ‘De Toeng’ Asmin Amin saat memaparkan alur cerita dalam film ini di depan Bupati Jeneponto Iksan Iskandar dan para pimpinan OPD di aula Kantor Bupati Jeneponto, Senin 25 Januari 2021.

Bacaan Lainnya

Mantan anggota DPR RI dari Fraksi FKS itu mengaku, film De Toeng’ ini akan ditayangkan pertengahan Februari mendatang. Untuk itu, Asmin meminta dukungan pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk kesuksesan film tersebut.

Setelah mendengar paparan dari Produser dan menonton Trailer De Toeng, Iksan Iskandar langsung merespon dan mengucapkan selamat dan sukses.

“Atas nama pemerintah daerah dan pribadi sangat merespon baik dengan film ini. Semoga sukses film ini untuk mengangkat budaya Jeneponto,” kata Iksan.

Sementara Sekda Jeneponto, Syafruddin Nurdin mengajak seluruh ASN untuk menonton film ini agar tidak ketinggalan. Ia khawatir orang luar daerah lebih tahu tentang kisah dalam film ini dibandingkan orang Jeneponto sendiri.

“Ayo nonton, jangan sampai diceritakan sama orang lain tentang film ini, karena dalam film ini mengangkat budaya kita,” ujar Syafruddin Nurdin.

Di tempat yang sama, Produser Film ‘De Toeng’ Asmin Amin mengatakan, pihaknya sengaja untuk bertemu dengan pemerintah daerah dalam rangka meminta dukungan jelang pemutaran film ‘De Toeng’.

“Jadi kedatangan kami untuk mempromosikan film ‘De Toeng’, misteri ayunan nenek yang murni asal dari Jeneponto,” katanya.

Bahkan menurutnya, pemutaran film horor Sulawesi Selatan adalah rekor pertama yang mampu menembus 124 bisokop di Seluruh Indonesia. “Ini rekor pertama,” katanya.

Menurutnya, Film ini digarap sejak 20 April 2018 lalu di Bukit Toeng’ lahan milik mantan Wakil Bupati Jeneponto, Mulyadi Mustamu.

Sutradara dalam filim ini yakni Bayu Pamungkas. Sedangkan artis nasional yang  berakting  dalam film De Toeng ini,  Kartika Waode, Sean Hasyim, Resyha Nafisa, dan Agung Iskandar. Bahkan yang ikut akting dalam film ini yakni Mulyadi Mustamu yang saat itu masih menjabat Wabup Jeneponto.

Lanjut kata Asmin, sebelum proses syuting, salah seorang perempuan asal Bantaeng yang memiliki kelebihan (Indigo), memanggil nenek Toeng dan tubuhnya pun dijadikan sebagai mederator. Saat itu juga, nenek Toeng’ berbicara dan meminta beberapa syarat sebelum film ini digarap.

“Sang nenek ini meminta satu ekor kambing di potong untuk di makan bersama oleh tamu yang hadir, kemudian meminta agar digelar Barasanji dan shalat berjamaah, dan saat itu semua permintaanya  kita penuhi dan proses syuting pun dimulai,” kata Asmin.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait